Series
FRIENDS #2
Heechul VOP
Aku berjalan mencari Donghae di
setiap sudut kantor SM hingga Donghae keluar dari ruang ganti bersama Kyuhyun
dan Eunhyuk “Ternyata benar” Seruku setelah aku melihat wajah Donghae yang
memar.
“Apa?” Tanya Donghae heran.
“Apa kau berada dalam cinta segi tiga
antara kau, Dara, dan pria (x)?” Tanyaku penasaran.
“Tidak” Jawab Donghae pasti.
“Lalu apa ini?” Tanyaku sambil
menujukan foto Donghae, Dara dan pria yang sedang memukul Donghae, wajahnya
tidak terlihat hanya Punggung lebarnya saja yang muncul dengan judul artikel “Tragedi cinta segitiga selebritis dia
sungai HAN”
“Aku benar-benar tidak mengingatnya”
Teriak Donghae dengan frustasi
“Kenapa bisa ada foto itu dan ini?”
Tanya Eunhyuk sambil menunjuk HP nya dan Hp yang aku pegang.
“Apa ada foto lain selai foto ini?”
Tanyaku penasaran sambil mendekatkan wajahku pada Donghae
“Foto ketika Dara mengantarkan
Donghae ke Dorm suju semalam” Jawab Eunhyuk yang membuat pandanganku beralih
pada Eunhyuk.
“APA DARA SEMALAM MENGANTAR DONGHAE
KE DORM SUJU?” Aku berteriak dan berhasil membuat Donghae, Kyuhyun, Eunhyuk
memelototiku
“Hyung jangan berteriak seperti itu,
kau bisa membuatnya semakin kacau” Seru Kyuhyun pelan.
“Tapi kenapa aku tidak
mengetahuinya?” Tanyaku sambil menatap Donghae.
“Kenapa kau menatapku? Aku sedang
mabuk jadi aku tidak tau apa-apa” Jawab Donghae lalu menunduk
“Kau begitu memalukan mabuk di depan
seorang gadis dan dia juga sorang Nuna bagimu” Omelku dan menatapnya sinis.
“Lalu kenapa dengan wajahmu? Banyak yang berkomentar kau di pukul kekasih
Dara?” Sambungku penasaran
“Kenapa bisa ada Fotoku dan Dara
ketika aku sedang mengobrol dengannya di sungai HAN?” Gerut Donghae depresi
sambil mengacak-acak rambutnya.
“Itu Sungai HAN! Kau tau sungai HAN? SUNGAI
HAN! Sungai kebanggan bangsa Korea, mana mungkin sepi! Jika kau akan berbuat
konyol jangan di sungai HAN, pergi saja ke gunung ” Sambar Eunhyuk kesal sambil
menekan nama sungai HAN
“Sudahlah, aku pusing. Aku
benar-benar lupa, yang aku lakukan semalam. Yang aku ingat aku menyapanya, aku
berbicara sesuatu padanya. Lalu” Jelas Donghae sambil memikirkan kejadain
semalam, dan otomatis kami seperti paku yang tertarik oleh magnet.
“Lalu?” tanyaku semakin antusias.
“Aku tidak yakin aku melakukannya”
Seru Donghae cemas.
“Apa yang kau lakukan? Katakana
cepat” Perintahku tidak sabaran.
“Aku mencoba menciumnya” Tuntas
Donghae sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“APA CIUM?” Kami berempat berteriak
tentunya dengan Donghae juga, Donghae saja yang bercerita teriak apalagi kami
yang mendengarkan.
“Tidak mungkin, aku rasa aku salah
mengingat” Tambah Donghae meyakinkan dirinya sendiri meski wajahnya tidak
meyakinkan.
“Kau mau mati bocah tengik?” Gerutku
sambil memukul kepala Donghae.
“Sudah kubilang, aku tidak yakin
melakukan hal bodoh itu” Bela Donghae marah karna telah aku pukul tapi kami
tetap saja tidak percaya.
Lalu Kyuhyun si cerdas mencoba
membuka mulutnya dan berdiri seperti seorang Profesor dambil melipat kedua
tangannya di dada. “Aku rasa kau benar-benar mencoba menciumnya hyung. Menurut
analisaku, tidak mungkin kau di pukul oleh pacar Dara nuna jika kau hanya
mengobrol dengannya. Atau apa kau mencoba mencuri kunci mobil mewah Dara Nuna”
Jelas Kyuhyun sedikit lebay.
“Kau pikir aku perampok bodoh yang
harus mencuri mobil seseorang di dekat sarangnya. Kau tau di belakang tempat
kami mengobrol itu adalah kantor YG.” Gerut Donghae sambil menatap Kyuhyun
tajam
“Benar juga, jadi alasan yang tepat
kau di pukul, adalah kau mencoba mencium Dara” Timpal Eunhyuk.
“Kau harus bertanya langsung pada
Dara lusa, karna kita akan Comback bersama” Seru Kyuhyun
“Kau juga harus minta maaf dan
terimakasih padanya. Kau tau tubuhmu sangat besaar dan Dara mempaphmu, dia
seperti sedang merangkul seorang raksaksa. Dan kau sangat bau alcohol. Aku saja
yang mencium aromamu saat itu ingin muntah” Timpal Eunhyuk dan Donghae hanya
menunduk.
TOP BIGBANG (KANTOR YG )
Aku sedang mencari Dara, akhirnya aku
menemukan Dara yang sedang mengobrol dengan Seungri, kemudian aku langsung
duduk di samping Dara “Nuna, apa yang kau lakukan dengan Donghae semalam? Kau
tau semua orang menjadi gempar dengan gosipmu.?” Tanyaku tak sabaran
“Aku juga sedang membahas itu dengan
nuna, hyung” Timpal Seungri
“Jadi apa kau sudah putus dengan
Jaejoong?” Tanyaku tak sabaran, Jaejoong itu sahabatku mana bisa seperti ini.
“Aku juga sedang menanyakan itu hyung.
Nuna bilang semuanya salah paham” Jawab Seungri
“Lalu foto-foto itu bagaimana Nuna?”
Tanyaku
“Dara nuna bilang, Jaejoong yang
memukul Donghae, dan ketika Dara mengantar Donghae ke dorm Suju, di sana ada
Jaejoong juga. Karna Jaejoong tidak mau mengantar Donghae akhirnya Dara Nuna
yang mengantar Donghae” Lagi-lagi Seungri yang menjawabnya
“Aku sedang bertanya pada Dara Nuna”
Gerutku sambil memberikan tatapan paling tajam pada maknae satu ini.
“Seungri sudah menjawabnya” Jawab Dara
enteng dengan senyum mansinya.
“Baguslah, kau tahu Donghae itu
playboy. Jadi menjauhlah darinya” Seruku lega.
“Dari mana kau tau itu Hyung?” Tanya
Seungri tidak percaya.
“Aku mendengarnya dari banyak orang”
Jawabku tak yakin.
“Siapa saja?” Tanya seungri seperti
menyepelekan jawabanku
“Entahlah, aku hanya mendengar”
Jawabku seperti orang bodoh
“Kau benar-benar cocok dengan julukan
“BINGO TOP” HAHAH” Timpal Seungri denagn tawanya yang bergema di setiap sudut
kantin YG. “Hyung, kau tau kau lebih buruk dari Donghae” Sambung Seungri.
“Aku bukan Playboy” Jawabku sambil
memukul kepala Seurngi.
“Aku tau kau bukan Playboy. Tapi
tidak akan ada satu Playboy pun yang berani mencium kekasihnya di depan ibu
mereka” Timpal Seungri dengan tawanya yang mungkin terdengar hingga gedung SM
(?).
“LEE SEUNG HYUN” Aku berteriak
memanggil nama asli Seungri.
“Berhenti menjadi anak kecil. Seungri,
mulutmu benar-benar lancar ketiak berbicara. Kenapa kau tidak menjadi wartawan
saja” Usul Dara sambil tersenyum lalu pergi meninggalkan kami.
“SEUNGRI! Kemari kau!” Aku
memerintahkan Seungri tapi dia malah lari.
“Seungri! Aku akan membunuhmu jika
kau mengungkit kejadian itu lagi!” aku memperingatkan pada Seungri yang belum
jauh dariku.
Donghae VOP (SBS INKIGAYO)
Donghae menunggu Dara di depan mobil
VAN milik 2NE1 hingga Dara muncul seorang diri dan aku langsung membungkuk
hormat dan dia membalasnya.
“Apa kau sudah lebih baik?” Tanya
Dara ramah.
“Iya, terimakasih telah mengantarku
malam itu dan maaf telah membuatmu dalam masalah” Seruku malu .
“Tidak masalah. Apa ada lagi yang
akan kamu katakana? Aku harus kembali” Seru Dara yah aku memang meminta Dara
untuk menemuiku.
“Apa malam itu aku benar-benar
mencoba menciummu nuna?” tanyaku hati-hati.
“Oh itu. Aku sedikit kaget dengan
perbuatanmu” Jawab Dara
“Nuna, J” Seru Cl dari belakang Dara
tapi dia tidak melanjutkan kalimatnya ketika dia melihatku. “Dia menunggumu”
Tambah CL lalu membungkuk padaku dan pergi.
“Aku harus pergi. Salah paham lebih
menakutkan dari yang kau bayangka. Jadi dengarkan dia baik-baik” Dara mencoba
menasihatiku dan Dara berjalan pergi meningglakanku.
“Nuna” Seruku dan membuat Dara
kembali memandangku. “Apa aku mengatakan sesuatu padamu?” Tanyaku aku
benar-benar tidak ingat apa saja yang telah aku katakana pada gadis yang tidak
akrab denganku.
“Kau harus mengingatnya. Kau
mengatakan “Aku benar-benar terlihat bodoh” Timpal Dara lalu membungkuk dan
kembali melangkahkan kakinya.
Dara VOP
Aku melihat pria itu sedang berdiri
di depan ruangan 2ne1 Yang di sediakan SBS. Jaejoong berdiri sambil memgang
topi agar wajahnya tidak terlihat “Ayo masuk” Seruku sambil menarik lengan
Kekasihku ke dalam ruangan.
“Apa ini akan baik-baik saja” Tanya
Jaejoong cemas.
“Sudah lama menunggu?” Aku balik
bertanya pada Jaejoong yang kini sedang duduk di sampingku.
“Aku merindukanmu” Seru Jaejoong lalu
memelukku
“Aku juga” Seruku sambil membalas
pelukan Jaejoong dan aku merasakan bibir Jejoong mendarat di pundakku.
“Aku akan melihatmu. Jadi lakukan
yang terbaik” Seru Jaejoong sambil melepaskan pelukannya dan menatapku kemudian
aku mengangguk sambil tersenyum lalu Jaejoong mencium keningku dan pergi.
Akhirnya 2NE1 tampil aku melihat
Jaejoong di kerumunan BLACKJACK yang hadir, dia berdiri paling belakang dan tak
ada yang menyadarinya Jaejoong berdiri sambil memakai topi coklat dan sekilas
aku melihat senyumnya yang menawan.
“Kau sangat beruntung Nuna” Goda CL
setelah semua artis selesai selesai pentas lalu kami membungkuk karna kami
melihat anak-anak SUJU tapi kami melanjutkan langkah kami.
“Aku pergi duluan” Seruku setelah aku
selesai mengganti pakainku dengan pakaian yang lebih santai. Ketika aku berada
di jalan belakang gedung SBS aku melihat anggota suju dan aku kembali
membungkuk kulihat Heechul menyiku tangan Donghae
“Anda pergi sendiri?” Tanya Heechul
ramah.
“Iya, maaf saya harus pergi lebih
dulu. Sampai jumpa” Seruku lalu pergi dan memasuki mobil Jaejoong yang tak jauh
dariku.
“Kita akan kemana?” Tanyaku lembut.
“Menurutmu tempat seperti apa yang
bisa kita kunjungi?” Tapi Jaejoong malah kembali bertanya.
Donghae VOP
Ku rebahkan tubuhku di sofa sambil
mengingat apa saja yang telah aku katakana pada Dara di malam itu, dan kenapa
dia bisa mengetahui kalo aku sedang salah paham pada seseorang. “Apa aku
mengatakan itu juga?” Tanyaku pada diri sendiri.
“Bodoh. Apa yang sedang kau
pikirkan?” Tanya Eunhyuk yang sudah berada di sampingku.
“Dia mengatakan sesuatu yang aneh”
Seruku sambil mencoba duduk.
“Dia mengatakan apa?” Tanya Eunhyuk.
“Salah paham lebih menakutkan dari
yang kau bayangkan. Jadi dengarkan dia baik-baik. Dia mengatakan kalimat itu
padaku” Seruku bingung.
“Memang kau mengtakan apa pada Dara?”
Tanya Eunhyuk.
“Jika aku tau, aku tidak akan menjadi
hampir gila seperti ini. Dia bahkan menyuruhku mengingatnya, dan dia mengatakan
bahwa aku berkata “Aku benar-benar terlihat bodoh”. Mana mungkin orang bodong
mengatakan bahwa dia bodoh, sudah jelas aku pintar” Belaku sambil mengelus
wajahku -_-
“Kau memang benar-benar bodoh! Karna
tak ada orang pintar yang mengatakan kalau dia pintar” Cibir Eunhyuk.
“Donghae katakana saja padaku yang
sebenarnya. Bukan kah kita soulmate! Aku tidak akan mengatakan pada siapapun” bisik
Eunhyuk merajuk dan merangkul pundakku.
“Yah… Jauhkan lenganmu dari bahuku,
kau benar-benar menjijikan” Jawabku kesal sambil menjauhkan lengannya dari
pundakku.
“Donghae, sepertinya tadi Dara pergi
dengan seorang pria?” Tanya Heechul yang baru saja bergabung sampai sambil
memegang segelas air mineral lalu menaruhnya di depan meja.
“Oh iya, apa dia pria yang di magsud
CL?” Seruku sambil bertanya pada diriku.
“Memang CL mengatakan apa? Siapa nama
pria itu?” Tanya Heechul bertubi-tubi
“Dia hanya menyebutkan inisialnya,
aku rasa jika aku tidak berada di sana CL akan mengatakan nama pria itu”
Jawabku serius.
“Apa inisial nya?” Tanya Eunhyuk
antusias.
“J” Jawabku pasti.
“J?” Tanya Heechul.
“JI YOUNG?” Eunhyuk berteriak keras
sekali.
“Jangan berteriak” bentakku sambil
memukul mulutnya.
“Magsudmu G-Dragon?” Heechul
bertanya.
“Apa mereka benar-benar berpacaran?”
tanyaku serius sambim membentuk hati dengan kedua jari kelingkingku.
“Tapi tidak mungkin, bukankah Leeteuk
hyung bilang kalau BIGBANG sedang di Jepang?” Tepis Eunhyuk.
“Benar juga. Lalu siapa.? Mobil nya,
kalian lihat mobilnya sangat mewah, bukankah mobil itu dari Itali Lamborghini
Muurcielago sporty type LP-640, dan kalian tau berapa harganya? 445.000 USD”
Timpal si cerda Kyuhyun yang muncul tiba2 dengan cerocosannya yang nyambung
meski tidak ada kabael dan minyak (?).
“Kenapa kau bisa tau? Apa kau melihat
mobil seperti itu di PSP mu?” Sindir Eunhyuk.
“Aku tau apapun yang kalian tidak
tau” Gerut Kyuhyun dengan laganya yang selangit (?).
“Dan satu lagi, mobil GD itu Bentley
Continental GT. Jadi aku rasa itu bukan mobil GD” Tambah Kyuhyun samba
menggeleng-gelengkan kepalanya.
“Lalu siapa?” Aku kembali bertanya
dan kami saling menatap. “Tidak kah kalian merasa bahwa kita berubah menjadi
seperti ibu rumah tangga yang sedang menggosip?” Tanyaku pada mereka dengan
geli.
“Itu hanya perasaanmu saja. Kita
bukan sedang menggosip, kita hanya sedang bermusyawarah!” Bela Heechul yang
tidak terima di sebut ibu rumah tangga yang suka menggosip.
“Hey bodoh. Aku lupa mengembalikan
barangmu yang Dara titipkan padaku” Seru Kyuhyun sambil memberikan sebuah Kota
cincin yang hendak aku berikan pada Eun
Seo.
“Berhenti mengatakan aku bodoh. Aku
lebih tua darimu!” Teriakku lalu ketika aku akan membuka nya, Eunhyuk, Heechul
dan Kyuhyun langsung mendekat padaku.
“Sedang apa kalian.? Menjauhh”
Bentakku dan menutup kembali kotak cincin berwarna merah yang ada di tanganku.
“Bukankah itu sepasang cincin?” Tanya
Eunhyuk lalu Kyuhyun, Heechul dan Eunhyuk memandangku.
“Apa itu untuk Eun Seo?” Tanya
Kyuhyun.
“Buang saja” Perintahku lemas sambil
melemparkan kotak itu pada Kyuhyun dan meninggalkan mereka.
TBC
_%E5%89%AF%E6%9C%AC.png)
0 komentar