Fanfiction
Series
Dandelion (6/?)
Cast : Park Chanyeol , Lee Yo Bi, Kim Taehyung -V-
Gendre : Sad Romantic
Author : J.N
Author : J.N
: Itu tidak adil
: Sejak kapan dunia menjadi adil?
“Bagus bagus” Timpal Chanyeol sambil mengelus rambut Yo Bi seperti
sedang mengelus anjing, bahkan mengecup kening Yo Bi membuat perasaan aneh pada
diri Yo Bi bahkan Chanyeol, lalu Chanyeol kembali mengendarai mobilnya dan
mengantar Yo Bi hingga depan rumahnya.
“Jangan pernah membiarkan Taehyung memasuki rumahmu lagi” Perintah
Chanyeol ketika mereka masih berada di dalam mobil.
“Hey ayolah Taehyung bukan pria mesum sepertimu” Timpal Yo Bi
dengan nada menggoda.
“Hey, aku bukan pria mesum” Bela Chanyeol sambil mendekatkan
wajahnya pada Yo Bi.
“Kau mesum. Pertama kali kau kerumahkku kau menciumku bodoh” Seru
Yo Bi sambil mengingat kejadian tempo hari dan mendekatkan wajahnya pada
Chanyeol membuat padangan Chanyeol tertuju pada bibir tipis Yo Bi tapi Chanyeol
langsung menarik kepalanya dia tidak ingin Yo Bi kembali membandingkan dia
dengan Taehyung LAGI.
“Dulu kau bilang itu kecupan? HAHAH. Akhirnya kau menyadari jika
itu ciuman” Bela Chanyeol bangga membuat pipi Yo Bi memerah, tapi sebelum Chanyeol melihatnya, Yo
Bi sudah keluar dari mobil Chanyeol. “Hey kau mau kemana?” Taeriak Chanyeol
yang menyadari jika Yo Bi sudah berada diluar.
“Pulang. Menurutmu?”
“Bawa ini” Seru Chanyeol yang sudah berada di depan Yo Bisambil
menyodorkan kotak pada Yo Bi.
“Apa ini?” Yo Bi bertanya sambil menggoyang-goyangkan kotak besar
itu.
“Gaun” Seru Chanyeol “Ini Juga” kini Chanyeol kembali memberikan
kotak lain pada Yo Bi.
“Hey apa yang kau lakukan?” Yo Bi bertanya dengan Heran karna
sekarang sudah ada dua kotak ditangannya yang hampir membuatnya terjatuh.
“Pakai itu untuk acara pesta ulang tahun Suho. Nanti malam aku
akan menjemputmu”
“Nanti malam aku harus kerja”
“Aku sudah mengatakan pada pemilik club, jika kau tidak akan
bekerja nanti malam”
“Kau tidak bisa melakukannya” Tolak Yo Bi masih memegang kedua
kotak yang hampir menutupi wajahnya.
“Aku sudah melakukannya dan aku bisa” Timpal Chanyeol bangga.
“Jangan memakai make up yang berlebihan dan mencolok. Bye” Sambung Chanyeol
sebelum dia pergi bersama mobilnya dan meninggalkan Yo Bi.
“100 juta won” Seru Suho yang tiba-tiba berada dikursi penumpang
mobil Chanyeol dan sukses membuat
Chanyeol kaget hingga memberhentikan mobilnya dengan mendadak.
“Yah. Kenapa kau bisa berada disini” Chanyeol bertanya dengan
kaget dan sekarang Suho bahkan mengubah tempat duduknya menjadi berada di
samping Chanyeol.
“Bodoh, kaukan akan membantuku menyiapkan pesta ulang tahunku.
Kenapa kau membawaku kesini?” Suho bertanya dengan kesal, Chanyeol bahkan lupa
jika dia akan membantu Suho dan membawa Suho kedalam mobilnya “Yah, Park
Chanyeol aku tidak menyangka kau sngat agresif. Bisa-bisanya kau mencium wanita
saat pertama kali kau mengunjungi rumahnya” Sambung Suho mengerutkan keningnya
dan menatap Chanyeol penuh selidik
“Ah” Kalimat Chanyeol terhenti karna Chanyeol benar-benar tidak
harus mengatakan apa.
“Aku mengerti aku mengerti, kau mencintainya, dan cepat transfer
uang 100 juta won itu” Timpal Suho sambil menepuk-nepuk pundak Chanyeol,
pembicaraan 100 juta won mereka berhenti disana karna Chanyeol langsung mengubah
topic dan kembali memacu mobilnya.
Chanyeol masih menunggu Yo Bi keluar dari kamarnya, entah kenapa
perasaan Chanyeol menjadi tidak jelas, detak jantungnya bahkan berdetak leih
cepat dari biasanya hanya karena menunggu Yo Bi memakai Dress yang dia berikan,
Chanyeol duduk dengan terus menggosok telapak tangannya seperti calon pengantin
pria yang sedang menunggu calon pengantin wanita yang tengan mencoba gaun
pengantin, mata Chanyeol terbelalak kaget ketika dia melihat Yo Bi keluar dari
balik pintu kamarnya, Chanyeol kembali mengingat ukuran Dress yang dia berikan
beberapa jam yang lalu, dan Chanyeol yakin dia tidak salah memberikan Dress itu
pada Yo Bi.
“Yah, Lee Yo Bi, kenapa Long Dress nya menjadi pendek seperti
itu?” Chanyeol bertanya dengan kaget, Chanyeol masih ingat ketika dia membeli
Long Dress dengan lengan panjang itu, ingat Long Dress bukan Short Dress, tapi
sekarang Chanyeol sudah melihat Yo Bi mengenakan Short Dress putih dengan
lengan panjang.
“Yah Park Chanyeol, kau bodoh atau apa? Mana bisa aku memakai Long
Dress? Itu sangat merepotkan. Tentu saja aku mengguntiingnya” timpal Yo Bi,
sukses membuat Chanyeol membulatkan matanya, Chanyeol bahkan harus memesan gaun
itu langsung dari Paris saat Sehun menghadiri fashion week di paris tempo hari,
tapi sekarang Yo Bi dengan mudahnya menggunting Dress itu hanya menggunakan
gunting rumahnya? Hello itu sama dengan harga dirinya, dan Yo Bi mengatakan
jika dia sudah menggunting Dress nya dengan wajah tanpa dosa? Demi
potongan-potongan dress yang tidak bersalah itu, jika Yo Bi bukan wanita
Chanyeol pasti akan menggunting tubuh Yo Bi dengan gunting yang dia pakai untuk
menggunting Dress putih itu.
“Tidak, kau tidak bisa memakai Dress itu, panjangnya bahkan tidak
lebih dari lututmu” Protes Chanyeol karna Yo Bi menggunting dress itu hingga
berukurann diatas lutut, dan Chanyeol akui Yo Bi menjadi lebih cantik, tapi
Chanyeol tidak ingin melihat laki-laki lain melihat Yo Bi dengan keadaan
seperti ini, jauh lebih cantik dari biasanya.
“Jadi kau ingin aku memakai dress yang super panjang itu? Kau
pikir aku mau menjadi bahan tawaan anak-anak sekolah?” Sekarang mereka beradu
argumenn dengan raghang yang menegang.
“Huh. Sudahlah terserah kau saja, kita sudah hampir terlambat”
seru Chanyeol pasrah, karna dia tau dia tidak akan pernah menang jika beradu
argument dengan Yo Bi.
Chanyeol dan Yo Bi memasuki pintu rumah Suho yang megah, baru
beberapa langah mereka memasuki rumah Suho semua mata sudah tertuju pada
mereka, dan Chanyeol terus mengawasi setiap mata laki-laki yang menatap Yo Bi
dengan aura ‘mesum’ Chanyeol bahkan menatap setiap laki-laki itu dengan aura
pembunuhnya.
“Woaa. Lee Yo Bi, kau benar-benar cantik” Seru Suho heboh sambil
menatap Yo Bi dari ujung kaki sampai ujung kepala. “Dan sexy” Sambung Chanyeol
dengan berbisik tepat di telinga Yo Bi, membuat Chanyeol menarik Yo Bi menjauh
dari Suho.
“Yah, jika kau ingin berbicara dengan Yo Bi, kau harus berada di
radius 3 meter” gerut Chanyeol membuat Suho tertawa geli. “Ingat kau sudah
menggandeng waniita lain di lengan kananmu” Sambung Chanyeol membuat Suho
tersenyum pada gadis disampingnya.
“Tenang gadisku sangat pengertian” Timpal Suho disusul dengan
mencium pipi gadis disampingnya.
“Kau mendapatkannya dimana? Ternyata masih ada gadis yang
menginginkanmu” Cibir Chanyeol.
“Haha, dia JiSoo trainee YG Entertainment” Seru Suho bangga,
membuat Chanyeol membulatkan matanya, Chanyeol baru sadar jika Suho sangat
konyol.
“Hai, hai” kini suara D.O membuat mereka mengalihkan pandangannya
pada pria bermata indah yang sudah berada disamping mereka daengan menggandeng
gadis cantik.
“Yah, kenapa kau bisa dengan pria pendek itu?” Seru D.O dan Suho
diwaktu yang berasamaan karna anggota pelatihan di perusahaan hiburan mereka
berkencan dengan anak pemilik perusahaan yang selalu disbanding-bandingkan.
“Kalian sama-sama pendek bodoh” Timpal Chanyeol.
“Aku tidak pendek. Aku rata-rata” Bela Suho membuat D.O, Chanyeol,
Yo Bi dan Seul Gi, Ji Soo tertawa.
“Kau terlihat mengenaskan Suho” Cibir D.O “Yah, Kim Ji Soo, kenapa
kau berada disini? Bukankah kau harus mempersiapkan debutmu?” D.O bertanya
dengan penuh selidik membuat JiSoo bersembunyi dibalik punggung Suho dan Suho.
“Kau juga SeulGi. Kau juga harus mempersiapkan debutmu, kenapa kau
berada disini?” Suho balik bertanya pada SeulGi, dan SeulGi melakukan hal yang
sama dengan JiSoo.
“Hello D.O” Sama Taehyung yang datang dengan tiba-tiba membuat
suasana menjadi kaku.
“Haruskah kau mengundang dia Suho?” Tanya Chanyeol dingin dan
mengeratkan genggamanya pada Yo Bi.
“Yeol, degarkan---” Taehyung baru saja akan memegang tangan
Chanyeol tapi Chanyeol sudah melangkah mundur menjauh dari Taehyung.
“Yeol, tetaplah disini, ini pesta ulang Suho” Bujuk D.O menahan
Chanyeol agar tidak meninggalkan pesta dan suasana menjadi tegang dengan seketika.
“Ayolah, jangan seperti
ini” Kini Yo Bi mulai bersuara.
Acara ulang tahun Suho berlangsung sangat meriah bahkan dihadiri
beberapa artis SM membuat suasana semakin meriah, tapi Chanyeol benar-benar
tidak dalam mood yang baik untuk menikmati pesta ulang tahun Suho, Chanyeol
terus menggenggam tangan Yo Bi dengan erat dan hampir membuat jemari Yo Bi
remuk, tapi Yo Bi tidak protes sedikitpun, Yo Bi sudah mulai menikmati
perlakuan Chanyeol yang terkadang terlalu over.
Tuk tuk tuk..
Suara langkah kaki yang begitu jelas karna
efek higheels yang beradu dengan lantai membuat suasana yang awalnya hening
karna Suho baru saja meniup lilin kue ulang tahunnya berubah menjadi kaku karna
suara itu, sekarang hampir semua penghuni ruangan mencari sumber suara, disana
gadis berambut sedikit brown bergelombang, wajah cantik tanpa cela dipadu
dengan dress berwarna hitam bercampur Brown yang bahkan tidak menutupi lutut
dengan mudah mengekspose kaki jenjangnya, sekarang semua mata tertuju pada
gadis itu, Chanyeol bahkan dengan perlahan melonggarkan genggaman tangannya
membuat Yo Bi menatap Chanyeol heran, Yo Bi mencoba menatap Suho dan Taehyung,
sehingga Yo Bi sadar jika sekarang semua orang menatap gadis cantik yang sudah
berada di depan Chanyeol.
“JiYeon….” Seru Chanyeol lemah membuat gadis
bernama JiYeon memamerkan segaris senyum manisnya, lalu memeluk Chanyeol erat
tapi Chanyeol tetap memgang tangan Yo Bi meski tidak seerat sebelumnya,.
JiYeon, bukan nama yang asing ditelinga Yo Bi karna Taeyung sudah menceritakan
gadis bernama JiYeon sebelumnya, gadis cantik bernama JiYeon itu sekarang sudah
berada di depan Yo Bi, sekarang Yo Bi tau kenapa Chanyeol mencintai gadis
bernama JiYeon, yah karna JiYeon sangat cantik. Dan dengan perlahan saat
genggaman Chanyeol melemah, Yo Bi berjalan mundur menjauh karna Chanyeol
benar-benar sudah melepaskan genggamannya, menjauh dan semakin menjauh tapa
satu dari mereka menyadarinya.
Beberapa menit kemudian suasana kembali
normal dan tamu undangan mulai kembali menikmati acara dengan EXO yang sedang
menampilkan lagu hits mereka.
“Dimana Yo Bi?” Chanyeol bertanya saat dia
baru menyadari jika dia sudah tidak menggenggam lengan Yo Bi.
“Siapa Yo Bi, kenapa----” Belum sempat
JiYeon melanjutkan kalimatnya Chanyeol sudah berjalan meninggalkan JiYeon,
Chanyeol terus berlalri mengelilingi rumah Suho hingga kakinya terhenti di
taman karna Chanyeol sudah melihat Yo Bi duduk, dengan cepat Chanyeol
memperlambat langkah kakinya dan duduk disamping Yo Bi.
“Tutup pahamu” Seru Chanyeol sambil menaruh
tuxedo hitamnya diatas paha Yo Bi.
“Kenapa kau disini?” Yo Bi bertanya dengan
heran.
“Harusnya aku yang bertanya itu padamu.
Kenapa kau disini?” Chanyeol balik bertanya menatap Yo Bi yang tengah menatap
langit.
“Menghirup udara. Didalam sangat pengap” Yah
pengap untuk hatinya, entah mengapa ketika Yo Bi melihat JiYeon memluk Chanyeol
ada sesuatu yang salah dengan cara dia bernafas, seperti tercekik.
“Hmm. Yo Bi.” Seru Chanyeol beberpa saat
membuat suasana menjadi sedikit kaku. “Ibu ingin bertemu denganmu” Sambung
Chanyeol dengan perlahan menyandarkan kepalanya dibahu Yo Bi membuat Yo Bi
menegang tapi dengan perlahan Yo Bi menormalkan tubuhnya kembali.
“Aku akan menemui bibi” Timpal Yo Bi masih
menatap langit.
“Kita. Kita yang akan mengunjungi ibu” Kini
Chanyeol memperjelas kalimatnya membuat Yo Bi menatap wajah Chanyeol yang ada
di wajahnya membuat Chanyeol balas menatap Yo Bi.
Chu---
Kecupal kilat dibibr Yo Bi dari Chanyeol
membuat keduanya kembali terdiam saling memandang satu sama lain, sama-sama
menatap setiap inch wajah masing-masing. Yo Bi baru sadar jika Chanyeol
memiliki mata besa, bibir sedikit tebal dan tampan, dan Chanyeol baru menyadari
jika Yo Bi memiliki kulit porselin, wajah kecil dan terlihat begitu cantik
bahkan hanya lewat sorot bulan.
“Yeol, ayo kita masuk” Suara JiYeon
membuyarkan lamunan mereka, JiYeon bahkan sudah menarik lengan Chanyeol agar
menjauh dari Yo Bi.
“Ayo mauk” Seru Chanyeol sambil menarik
lengan Yo Bi.
“Aku akan menyusul” Seru Yo Bi sambil
melepaskan genggaman Chanyeol dan dengan cepat JiYeon sudah membawa Chanyeol
menjauh dari Yo Bi. Yo Bi kembali duduk seorang diri dengan sesekali mengelus
tuxedo Chanyeol yang masih tergeletak manis diatas pahanya.
“Kau Yo Bi?” Tanya Sehun membuat Yo Bi kaget yang sekarang sudah
berada di samping Yo Bi.
“Kau siapa?” Tanya Yo Bi pada pria yeng memiliki tekstur wajah
seperti tikoh-tokoh komik yang terkadang di abaca.
“Sehun. Oh Sehun. Chanyeol menyuruhku membeli baju itu ketika aku
menghadiri Paris Fashion Week tempo hari” Seru Sehun sambil menyandarkan
punggungnya pada kursi.
“Oh.” Seru Yo Bi singkat tidak tau harus mengucapkan kalimat apa.
“Tenanglah, JiYeon datang karena dia akan bertunangan dengan
Taehyung. Aku rasa seperti itu” Seru Sehun membuat Yo Bi menatap Sehun dan
suasana kembali menjadi hening, Yo Bi terlalu bingung harus berbicara dan
bersikap seperti apa pada pria yang berada disampingnya itu. Kemudian Yo Bi dan
Sehun mulai bergabung dengan para tamu yang datang.
“Wine?” Seru Suho tanpa bermagsud bertanya sambil menaruh segelas
Wine didepan Yo Bi.
“Tidak ada alcohol untuk Yo Bi, berikann dia milk shack atau coffe
saja” timpal Chanyeol sambil menjauhkan wine, tapi dengan cepat Yo Bi mengambil
kembali dan meminumnya dengan cepat. “Yahh Lee Yo Bi” Kini Chanyeol menatap Yo
Bi dengan kesal.
“Aku bukan anak kecil” timpal Yo Bi sambil kembali meminum wine
Chanyeol membuat Chanyeol semakin kesal, Yo Bi hanya ingin menjernihkan otaknya
beberapa saat, ingin merasakan jika dia tidak melihat gadis bernama JiYeon yang
sellau bergelanyut manja pada lengan Chanyeol, sehingga Yo Bi memilih memnium
wine untuk menjernihkannya, meski dia tau kadar alcohol yang bisa diterima
tubuhnya tapi dengan jelas Yo Bi melewati batas kemampuan tubuhnya, hingga
membuat dia hampir kekurangan kesadaran.
“Lee Yo Bi, berhenti atau aku akan benar-benar marah padamu” Gerut
Chanyeol sambil menahan lengan Yo Bi yang hendak menuangkan wine kedalam gelas.
“100 Juta Won” Seru Suho membuat semua orang menatapnya kecuali
Chanyeol yang masih menatap Yo Bi.
“Bi, kau baik-baik saja” Kini giliran Taehyung yang bertanya
sambil memegang pundak Yo Bi.
“Hey, jauhkan lenganmu” Gerut Chanyeol sambil menarik Yo Bi
kedalam pelukannya agar menjauh dari Taehyung.
“Yeol antar aku pulang” Rengek JiYeon manja sambil memegang lengan
Chanyeol.
“Aku harus mengantar Yo Bi pulang, kau pulang dengan dia saja”
Tolak Chanyeol sambil menunjuk TaeHyung dan melepaskan lengan JiYeon dari
lengannya.
“Aku bisa pulang menggunakan bus” Timpal Yo Bi dengan suara parau,
membuat Chanyeol membulatkan matanya tanda tidak setuju dengan gagasan Yo Bi.
“Kau pikir aku akan membiarkanmu pulang dengan seperti itu” Gerut
Chanyeol dengan rahang menegang. “Ayo aku antar kau pulang” Kini Chanyeol
menarik lengan Yo Bi dan mendorong Yo Bi masuk kedalam mobilnya. Sedangkan
JiYeon masih terus menatap kepergian Chanyeol dan Yo Bi dengan nanar.
“Ayo kita pulang” Seru Taehyung lemah sambil menarik lengan JiYeon
lemah.
“Haruskah kau menatap pria lain ketika kau sedang berada disamping
calon tunanganmu?” Tanya Tehyung ketika mereka sudah berada didalam mobil.
“Sejak kapan kau peduli dengan pertunangan itu?” JiYeon kembali
bertanya dengan nada sinis, mereka kembali diam hingga Taehyung sampai didepan
hotel tempat JiYeon menginap.
Chanyeol dan Yo Bi baru saja sampai didepan rumah Yo Bi, tapi
mereka masih tetap duduk didalam mobil untuk waktu yang lama.
“Aku masuk sekarang” Seru Yo Bi kaku sambil membuka pintu mobil
Chanyeol.
“Aku antar” Timpal Chanyeol yang sekarang sudah berada diluar
bersama Yo Bi dan menggendong Yo Bi dipunggungnya.
Chanyeol berjalan melewati puluhan anak tangga dengan Yo Bi yang
berada diatas punggunya. Setelah mereka sampai Chanyeol mencari kunci rumah Yo
Bi yang ada di tas kecil yang Yo Bi bawa, kemudian Chanyeol membawa Yo Bi
kedalam kamarnya, melepaskan high hells putih yang menempel manis di kaki Yo
Bi, menyelimuti tubuh Yo Bi, dengan perlahan Chanyeol menyingkitkan beberapa
helai rambut yang menghalangi wajah Yo Bi wajahnya masih cantik bahkan hanya
karena sorot lampu dengan cahaya minim.
“Yah, kau mau kemana?” Yo Bi bertanya dengan mata tertutuup sambil
memegang pergelangan tangan Chanyeol ketika Chanyeol akan meninggalkannya.
“Tidurlah, aku akan pergi sekarang”Timpal Chanyeol sambil mengelus
pipi Yo Bi.
“Ini sudah malam, tidurlah disini”
“Kau mabuk, cepat tidur. Mana bisa aku tidur denganmu, aku tidak
bisa mengontrol diriku jika itu terjadi” Goda Chanyeol meski dia tau jika Yo Bi
tengah mabuk.
“Magsudku kau tidur di sofa bodoh.” Timapal Yo Bi lalu dengan
perlahan memasuki lama bawah sadarnya.
“Hah, gadis ini. Bahkan ketika kau mabuk kau masih bisa membuatku
kesal” Gerut Chanyeol sambil menatap Yo Bi.
Chanyeol tidur di sofa rumah Yo Bi, entah mengapa Chanyeol mau
tidur kembali di sofa kusam ini, Chanyeol menatap langit-langit dengan tersenyum
idiot lalu dengan perlahan menutup kedua matanya.
Chanyeol terbangun dari tidurnya dan melihat Yo Bi keluar dari
kamar mandi dengan pakaian santai sambil mengeringkan rambutnya dengan haduk
putih, sekarang Chanyeol percaya pada Suho, wanita akan terlihat lebih cantik
saat rambutnya basah, entahlah mungkin Suho pernah melihat rambut basah dari
salah-satu pacarnya.
“Kau sudah bangun?” Tanya Yo Bi datar seolah-olah tidak terjadi
apapun semalam.
“Yah.” Seru Chanyeol sedikit tidak sadar.
“Kau tidak mandi?” Yo Bi kembali bertanya ketika dia sedang
membuka lemari es untuk mengambil beberapa buah.
“Aku akan mandi” Seru Chanyeol memasuki kamar mandi, saat Chanyeol
sedang mandi Yo Bi menyiapkan beebrapa helai roti bakar dan segelas susu
mineral. Saat Chanyeol selesai mandi mereka bergegas pergi kesebuah department
Store untuk membeli beberapa pakaian.
“Haruskan kita membeli ini? Ini terlalu banyak” Gerut Yo Bi sambil
melihat beberapa kantung yang tergeletak di belakang jok mobil Chanyeol.
“Tentu, kita akan berlibur ke pulau Jeju” Timpal Chanyeol dengan
senyum yang tak pernah lepas dari bibirnya.
“JEJU?? KENAPA TIBA-TIBA” Seru Yo Bi dengan nada beberapa oktav.
“Jangan cerewet, unutk kali ini turuti saja. Ibu sudah menunggu”
Timpal Chanyeol tanpa terprovokasi oleh Yo Bi. Setelah beberapa menit kemudian
mereka sampai di Rumah sakit dan langung membawa Dara kedalam mobil, mereka
lebih memilih menggunakan mobil untuk menuju ke Jeju disbanding menggunakan
pesawat, Dara duduk dibelakang seorang diri sedangkan Yo Bi duduk didepan untuk
menemani Chanyeol mengemudi, meski awalnya Yo Bi menolak tapi Dara menyuruh Yo
Bi duduk didepang hingga akhirnya Yo Bi menerimanya.
“Ibumu sangat cantik” Seru Yo Bi sambil memegang foto Dara yang
tergeletak.
“Saat ibuku muda, dia lebih cantik darimu” Timpal Chanyeol sekilas
menatap Yo Bi, membuat Yo Bi mengercutkan bibirnya.
“Yah, tapi kau tidak memiliki setengah gen dari ibumu. Sangat
menyedihkan” Seru Yo Bi mendramatisir kalimatnya.
“Hey hey hey, kau tidak lihat betapa tampannya aku?” Seru Chanyeol
tidak terima.
“Tidak, aku rasa ibumu memberikan semua gen nya pada kakakmu”
Timpal Yo Bi sambil menunjuk foto YooRa.
TBC…
Next Part 7.
Perjalanan pulang berjalan dengan lancar meski sepanjang
perjalanan dihabisakan dengan perdebatan tanpa kalimat dilapisi gula tapi
Chanyeol dan Yo Bi merasa senang dengan pembicaraan yang terkadang berakhir
dengan ketegangan tapi pada akhirnya mereka akan kembali tertawa seperti idiot,
waktu terus berjalan dan mereka menghabiskannya dengan hal-hal kekanak-kanakan
seperti itu hingga akhirnya Yo Bi tertidur dengan Chanyeol yang sesekali
melihat menggenggam lengan Yo Bi dan terus melihat Dara yang tertidur di jok
belakang.
Saat mereka memasuki Seoul sebuah truk besar dari arah berlawanan
memacu keccepatan dengan tinggi hingga membuat truk itu kehilangan kendali dan
menabrak mobil yang dikendarai Chanyeol, salah satu dari penumpang mengalami
kecelakaan dan kembali membauat sayap seseorang patah, mungkin sekarang dia
tidak memiliki sayap lagi untuk menata hidupnya, dia menangis sangat kencang,
meski dia tau menangis bukan solusi, tapi hanya itu yang bisa dia lakukan
sekarang. Bahkan untuk mengatakan ‘Selamat
tinggal´ saja dia belum mampu, bidadari pelindungnya telah pergi.

0 komentar