Swift

Dandelion (5/?)


Cast : Park Chanyeol , Lee Yo Bi, Kim Taehyung -V- 
Gendre : Sad Romantic
Author : J.N



: Itu tidak adil
: Sejak kapan dunia menjadi adil?

Aku bukan gadis kuat, aku hanya mencoba menjadi gadis yang kuat.
Aku sendiri dan aku pikir selamanya aku akan sendiri.
Entah cinta atau apapun itu, aku mencoba menghapusnya dari hidupku.
Kekecewaan yang membuatku seperti ini, tidak mempercayai siapapun.
Enatah aku yang serakah atau tuhan yang tidak memahamiku.
Aku hanya selalu merasa sendiri.



Taehyung terdiam beberapa saat hingga akhirnya dia kembali membalikan tubuhnya, dan disana dia sudah melihat Yo Bi duduk tegak dengan earphone yang menempel manis di telinagnnya.

“Kau sudah bangun?” Taehyung bertanya pada Yo Bi yang tengah asik menatap pemandangan lewat jendela disampingnya.

“Baru bangun” Yo Bi menjawab tanpa memandang Taehyung, dan Taehyung cukup yakin jika Yo Bi tidak mendengar apapun tadi hingga Taehyung bergabung dengan Yo Bi untuk melihat suasana halaman sekolah lewat jendela. Waktu terus berputar dan mereka berdua melewatinya dengan kesunyian, mungkin mereka terlalu asik dengan kesunyian hingga mereka tidak sadar jika waktu habis tanpa ada suara sedikit pun dari kedua bibir kecil mereka.

“Kau pulang denganku” Seru Chanyeol sambil menarik tangan Yo Bi ketika Yo Bi tengah berjalan berdua dengan TaeHyung dilorong sekolah.

“Aku memiliki acara lain dengan Taehyung” Tolak Yo Bi sambil memutar pergelangan tangannya untuk lepas dari cengkaraman Chanyeol yang tidak terlalu erat.

“Bukankah sudah aku bilang, aku tidak suka kau dekat dengan Taehyung” Seru Chanyeol gamblang tanpa merasa tidak enak sedikitpun pada Taehyung yang ada di depannya.

“Dan bukankah sudah aku bilang juga. Aku tidak akan melakukan hal tanpa dasar” Timpal Yo Bi lalu berjalan pergi meninggalkan Chanyeol begitu saja, Chanyeol merasakan kepergian Yo Bi dengan dingin disusul dengan Taehyung yang mengikuti langkah kaki Yo Bi. Chanyeol masih terdiam, mencoba memproser apa yang telah Yo Bi lakukan padanya, Chanyeol masih tidak terima jika dia, seorang Park Chanyeol diabaikan oleh seorang gadis bernama Lee Yo Bi di depan orang yang paling dia benci Kim Taehyung.

“Kau tinggal disini?” Taehyung bertanya pada Yo Bi yang baru saja menaruh minuman kaleng dengan beberapa camilan dari tapur rumahnya.

“Menurutmu kenapa aku mengajak kerumah ini? Ini tentu rumahku” Jawab Yo Bi sambil duduk disamping Taehyung dan menekan tombol power TV agar suasana ruangan tidak terlalu canggung.

“Sendiri?” Taehyung kembali bertanya dengan nada yang lebih hati-hati, karna Taehyung merasa rumah ini terlalu sepi jika benar dihuni oleh sebuah keluarga bahkan jika hanya oleh keluarga kecil dengan seorang anak, Taehyung hanya ingin memastikan.

“Hmm. Itu terlihat jelas bukan?” Seru Yo Bi tanpa magsud bertanya dengan sekilas menatap Taehyung, dan saat itu juga Taehyung menyesal telah bertanya hal konyol seperti itu sehinggga membaut suasana di ruangan kembali canggung.

“Apa tidak masalah jika aku dekat denganmu? Chanyeol benar-benar tidak menyukaiku”

“Bukankah aku sudah bilang, aku tidak melakukan hal tanpa dasar yang jelas” Timpal Yo Bi kemudian meneguk minuman kaleng yang dia pegang.

“Dia membenciku karna aku sodara tirinya” Seru Taehyung kemudian meneguk minuman kaleng yang ada di depannya membuat Yo Bi menatap Taehyung, ingatan Yo Bi berputar pada saat pertama kali Chanyeol datang kerumahnya dengan keadaan mabuk dan tanpa sadar menceritakan hidupnya, tentang ibunya yang dirawat, kakaknya yang meninggal, dan ayahnya yang menikah lagi, jadi Taehyung adalah sodara tiri Chanyeol, Yo Bi masih menatap Taehyung meski Yo Bi tau, Taehyung juga sedang menatapnya. “Jujur, aku juga tidak mengharapkan atau bahkan membayangkan jika ibuku menikah dengan seorang pria yang masih beristri sekaligus memiliki anak yang  tak lain sahabatku sendiri” Deg, Yo Bi semakin penasaran dengan akhir cerita Taehyung, Chanyeol dan Taehyung bersahabat ‘dulu’. “Itu ketika kami masih tinggal di Amerika, sejak pernikahan itu, Chanyeol tidak pernah berbicara denganku, bahkan untuk melihaku saja enggan untuknya, dan saat itu juga aku menerima sebuah usul pertunangan dengan JiYeon, seorang gadis yang Chanyeol cintai” seperti sebuah kejutan untuk Yo Bi, Yo Bi bahkan berfikir jika Taehyung tidak sebaik yang dia pikirkan. “Saat itu aku pikir jika aku melakukannya aku bisa berbicara dengan Chanyeol meski hanya sebuah pertengkaran, dugaanku memang benar, kami bertengkar. Tapi setelah itu, keadaan lebih buruk dari yang aku bayangkan. Chanyeol dan Suho kembali ke Korea tanpa sepengetahuanku. Aku benar-benar ingin berbicara dengan Chanyeol. Tapi aku benar-benar tidak mencintai JiYeon. Sungguh” Kini kalimat TaeHyung terdengar seperti sebuah penyessalan yang mendalam. “Aku tau aku salah, tidak, yang benar adalah, kami salah. Mungkin jika aku berada di posisi Chanyeol aku juga akan melakukan hal yang sama, tapi faktanya aku tidak berada di posisi Chanyeol, dan aku masih memiliki seorang ibu yang harus aku jaga, entah ibuku seorang wanita baik atau jahat, menurut orang lain….. Tapi dia tetap ibuku yang harus aku lindungi. Jujur, saat mengetahui ibu dan ayah Chanyeol akan menikah, aku juga marah pada ibu…….  Aku pernah mengunjungi Bibi Dara, menangis dan meminta maaf, tapi Bibi mengatakan ‘Manusia mencari yang terbaik, itu manusiawi, tidak apa-apa’, saat itu aku merasa lebih bersalah dari sebelumnya” Pungkas Taehyung lalu menatap Yo Bi yang masih menatap Taehyung aneh.

“Untuk apa kau menceritakan semua itu padaku?” Yo Bi bertanya pada Taehyung dengan nada dingin, terlalu kaget dengan apa yang dia dengar dari mulut Taehyung, Yo Bi bahkan tidak tau harus bersikap seperti apa.

“Untuk memberimu alasan menjauhiku, dan kenapa Chanyeol begitu membenciku” Taehyung menjawab dengan senyum nanar yang dia paksakan tertempel kaku di bibirnya.

“Jujur, itu terdengar sangat kejam, menakutkan. Aku mengerti kenapa Chanyeol membencimu……..” Seru Yo Bi terdiam beberapa saat untuk melanjutkan beberapa kalimat yang dia punya dan berhasil membuat detak jantung Taehyung berpacu melawan waktu, Taehyung berjanji, jika Yo Bi benar-benar memilih untuk menjauhinya, Taehyung akan kembali ke Amerika besok juga “Tapi, aku benar-benar tidak bisa membencimu hanya karena masalahmu dengan Chanyeol, aku tidak punya hak membenci orang lain yang bahkan tidak melakukan apapun padaku. Itu masalahmu dengan Chanyeol. Tapi aku juga tidak bisa menyalahkan Chanyeol karna telah membencimu.” Pungkas Yo Bi kembali meneguk minuman kaleng yang dari tadi dia pegang.

“Kau tidak akan menjauhiku?” Taehyung bertanya dengan penuh harap sambil terus menatap Yo Bi dengan mata yang tidak bergerak sedikitpun.

“Aku tidak punya alasan untuk membencimu. Itu masalahmu dengan Chanyeol, bukan denganku” Yo Bi menjawab dengan senyum lirih.

“Sungguh?” Taehyung kembali bertanya memastikan bahwa yang dia dengar tidak salah, dan Yo Bi membalas dengan sebuah anggukan yang terlihat lemah “Tapi, masalah JiYeon, aku rasa Chanyeol sudah melupakannya. Dia benar-benar mencintaimu Bi” Sambung Taehyung sambil menatap Yo Bi dengan senyum hangatnya, yah Taehyung sudah memastikan jika JiYeon sudah tidak ada di hati Chanyeol lagi, terbukti dengan tidak ada barang-barang berbau JiYeon di kamar Chanyeol seperti tahun-tahun lalu. Dan cara Chanyeol menatap Yo Bi benar-benar berbeda, lebih dari sekedar Chanyeol menatap JiYeon, tatapan baru yang bahkan belum pernah Taehyun lihat ketika Chanyeol melihat gadis lain. Dan Taehyung yakin itu Cinta, saat itu juga Taehyung merasakan sebuah beban berat di hatinya, haruskah Taehyung mengambil Yo Bi dari Chanyeol? tapi saat memikirkan itu Taehyung merasa sangat bersalah untuk Chanyeol dan untuk calon tunangannya JiYeon.

“Hem, tenanglah, bukan malsalah besar jika Chanyeol benar-benar masih mencintai gadis bernama JiYeon” Timpal Yo Bi dengan senyum yang terlihat dipakasakan lalu meneguk minuman kaleng yang masih dia pegang.

“Hah? Kau pacarnya Bi” Seru Taehyung heran.

“Kami berpacaran karna bibi Dara mengira aku kekasih Chanyeol. Kesepakatann yang hanya diketahiu oleh aku dan Chanyeol, sekarang denganmu” Seru Yo Bi getir “Hanya sebuah kesepakatan hingga kami lulus, aku menyetujuinya karna dia akan membiayai sekolahku” Sambung Yo Bi yang kini membalas tatapan Taehyung yang sedari tadi menatapnya, membuat Taehyung merasa, tidak masalah jika dia mencintai Yo Bi, tapi Taehyung masih yakin jika Chanyeol mencinti Yo Bi, dan dia harus memastikannya terlebih dulu pada Chanyeol.

Setelah perbincangan panjang antara Taehyung dan Yo Bi tentang Chanyeol, mereka menjadi diam, atmosfer tiba-tiba menjadi begitu dingin, Yo Bi bahkan entah mengapa menjadi sedikit cemas, kecemasan yang tak beralasan dan dia benci dengan perasaan seperti itu, mungkin Yo Bi merasa hal yang mengganjal tentang Chanyeol dan gadis bernama JiYeon tapi Yo Bi terlalu benci mengakuinya, Yo Bi terus menatap dialog dalam Drama yang sedang mereka tonton, tapi Yo Bi bahkan tidak mendengar dialog apa yang sedang ada dilayar TV. Yo Bi dan Taehyung bahkan tidak menyadari jika waktu sudah menunjukan pukul 21:07.

“Aku pulang. Maaf jika aku terlalu lama berkunjung. Aku tidak ingat waktu” Sesal Taehyung ketika dia berada di luar rumah Yo Bi.

“Bukan masalah. Hati-hati dijalan” Timpal Yo Bi datar, setelah itu Taehyung pergi meninggalkan rumah Yo Bi dengan lemah.

Taehyung memasuki rumahnya dan mengamati setiap sudut ruangan yang sepi seperti biasanya, Taehyung berjalan menaiki puluhan anak tangga kemudian mencoba membuka pintu kamar Chanyeol, diluar dugaan pintu kamar Chanyeol tidak terkunci dengan langkah berat Taehyung memasuki kamar Chanyeol, kamar berukuran super besar itu terlihat sangat dingin tidak jauh berbeda dengan penghuninya, Taehyung berjalan menuju meja dengan puluhan foto yang tertata rapih, disana Taehyung melihat foto keluarga Chanyeol tapi disetiap foto yang terdapat ayahnya -Park YooChun- wajah YooChun sudah tidak terlihat dengan jelas, ada beberapa foto yang di coret-coret dengan pulpen bertinta merah, di tusuk dengan jarum, atau bahkan dibakar, mungkin itu penggambaran perasaan Chanyeol untuk YooChun, dan itu kembali membuat Taehyung merasakan beban rasa bersalah yang teramat berat.

--

“Chanyeol tidak pulang?” Taehyung bertanya pada pekerja rumah tangga yang sedang menyiapkan sarapan.

“Tidak tuan, sepertinya tuan Chanyeol menginap dirumah tuan Suho” Jawab pekerja rumah tangga berseragam putih itu dengan nada sopan dan hati-hati, setelah Taehyung mendapatkan jawabannya Taehyung pergi kesekolah dengan diantar supir.

Taehyung berjalan melewati gerbang sekolah yang begitu megah dengan langkah gontai, Taehyung mempercepat langkah kakinya ketika dia melihat Yo Bi berada di depannya dan dengan sekejap merubah mood nya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Hai” Sapa Taehyung sambil menepuk pundak Yo Bi, membuat Yo Bi melepaskan earphone yang tertempel ditelinganya dan menatap Taehyung yang sudah ada disampingnya.

 “Hai” Balas Yo Bi sedikit kaku. “Taehyung, aku harus pergi ke toilet” Sambung Yo Bi lalu meninggalkan Tehyung begitu saja ketika Taehyung akan membuka mulutnya untuk menawarkan diri mengatar.

“Apa kau tidak mengerti bahasa manusia?” Suara Chanyeol muncul dari belakang tubuh Taehyung membuat Taehyung membalikan tubuhnya dan disana Taehyung sudah melihat Chanyeol dengan Suho, Chanyeol kemudian berjalan mencoba mempersempit jarak tapi masih memberi jarak agar tidak terlalu dekat yang mencolok.

“Aku menyukai Yo Bi” Taehyung melakukan pengakuan yang mengejutkan dipagi hari, membuat Chanyeol mengepalkan tangannya dan membuat Suho terus berdo’a agar tidak terjadi sesuatu yang buruk dipagi hari yang cerah ini.  –Aku tau hubunganmu dan Yo Bi hanya sebuah kesepakatan-  awalnya Taehyung akan mengatakan kalimat itu, tapi niat itu dia urungkan karna Taehyung ingat jika kesepakatan itu hanya diketahui oleh Yo Bi dan Chanyeol. Taehyung masih menunggu respon dari Chanyeol, tapi Chanyeol hanya mengabaikan ucapan Taehyung dan berjalan meninggalkan Taehyung sehingga membuat detak jantung Suho mulai normal. “Semalam aku berada dirumah Yo Bi” ada jeda beberapa saat dan membuat Chanyeol menghentikan langkah kakinya “Hanya berdua” Sambung Taehyung membuat Chanyeol membalikan tubuhnya dan kembali menatap Taehyung dengan mata yang menyala, hal itu sukses membuat Suho kembali berdoa’a, Suho tidak bisa membayangkan jika pagi hari yang cerrah ini akan menjadi kelabu, bayangan pertengkaran Kim Tan dan Cho Young Do bahkan melintas begitu saja dibenak Suho, demi anjing Kai, Suho tidak bisa menjadi penengah, Chanyeol dan Taehyung adalah penggila boxer, sedangkan Suho hanya penggila wanita, sekarang demi member SNSD Suho rela membuat kematian palsu agar Taehyung dan Chanyeol tidak merusak harinya dengan hal konyol, Suho bahkan tidak mengerti kenapa Taehyung selalu membuat Chanyeol kesal, dan kenapa Chanyeol sangat mudah tersulut emosi?? Untuk pertama kalinnya Suho merasa menyesal berada diantara Taehyung dan Chanyeol.

“Yeol--” dengan cemas dan hati-hati Suho mencoba menarik lengah Chanyeol agar tidak terlalu dekat dengan Taehyung.

“Kau tau. Kau memberiku motivasi untuk terus membencimu” Seru Chanyeol dengan ekspresi wajah dan nada suara lebih dingin dari biasanya. Jujur bukan itu yang Taehyung harapka, Taehyung ingin Chanyeol memukul wajahnya sehingga Taehyung bisa memegang tangan Chanyeol, karna entah sudah berapa lama Taehyung tidak memegang tangan Chanyeol semenjak pertengkaran 3 tahun lalu, kedinginan Chanyeol saat ini bahkan membuat Taehyung dan Suho membeku, tanpa Taehyung dan Suho sadari Chanyeol sudah berjalan pergi meninggalkan mereka.

“Taehyung, aku tidak tau kenapa kau terus membuat Chanyeol hampir melewati batas kesabarannya, dan itu membuatku semakin sulit untuk membuat kita bersama lagi sebagai sahabat” Sesal Suho dengan nada serius.

“Kau tau, karna ketik aku membuat Chanyeol melewati batas sabarnya, saat itu juga aku bisa berinteraksi dengannya.” Sesal Taehyung menyadari jika apa yang barusan dia lakukan membuat jarak antara dirinya dan Chanyeol semakin lebar.

“Dan kau mengambil jalan yang salah. Dan tentang Yo Bi---”

“Aku benar-benar mencintai Yo Bi, aku akan menjauh ketika Yo Bi mengatakan padaku jika dia mencintai orang lain” Taehyung memotong ucapan Suho.

“Kau tidak bisa melakukannya setelah sebelumnya kau sudah melakukan hal yang sama” Timpal Suho mulai tidak mengerti dengan jalan pikiran Taehyung.

“Aku tidak pernah merebut JiYeon. Kau tau itu” Kini Taehyung membela diri dengan menatap Suho penuh harap, yah berharap Suho masih mau membantunya untuk kembali dekat dengan Chanyeol.

“Tapi tidak dengan Chanyeol. Chanyeol sudah menganggapmu sebagai orang yang telah mengubah hidupnya. Mulai dari keluarganya, ayahnya, ibunya hingga JiYeon. Dan jika kau melakukan hal yang sama pada Yo Bi……” Kini Suho semakin sserius dengan pembicaraan dipagi hari, Suho sudah berusaha untuk membuat Chanyeol tidak terlalu membenci Taehyung tapi Suho tidak bisa menyalahkan Chanyeol jika Chanyeol masih enggan memaafkan Taehyung. “Aku tidak yakin jika Chanyeol masih menganggapmu manusia, dan mungkin aku akan melakukan hal yang sama dengan Chanyeol padamu Taehyung” Pungkas Suho lalu pergi meninggalkan Taehyung seorang diri. Dan sekarang Taehyung sadar semua yang Taehyung lakukan sudah melewati batas dan membuat jarak semakin jauh, tapi jika Taehyung tidak melakukan semua itu, Taehyung tidak akan pernah melakukan interaksi apapun dengan Chanyeol.

Disalah satu sudut sekolah Chanyeol baru saja menuruni anak tangga setelah beberapa jam dia berada di rootrof sekolah, dan disana dibawah anak tangga dengan arah berlawanan dia melihat Yo Bi berjalan menaiki anak tangga, tapi tidak seperti biasanya, Chanyeol mengabaikan Yo Bi begitu saja, sehingga membuat Yo Bi sedkit heran dengan reaksi Chanyeol yang tidak seperti biasanya, aura dingin bahkan terlihat dari bola mata Chanyeol, dengan perlahan dan hati-hati Yo Bi menatap kepergian Chanyeol dengan perasan aneh yang mengganjal.

“Naik” Perintah Chanyeol dari balik kaca mobilnya ketika dia berhenti didepann Yo Bi dan Taehyung yang sedang berjalan melewati gerbang sekolah, dan tanpa menunggu waktu yang lama Yo Bi sudah berada di samping Chanyeol di dalam mobil.


“Semalam,,,,” Chanyeol mencoba membuka pembicaraan, Chanyeol masih mencoba mengumpuklan kata-kata yang terbaik agar merka tidak berakhir dengan pertengkaran lagi, sedangkan Yo Bi masih menunggu kalimat selanjutnya dari mulut Chanyeol “Benar, semalam Taehyung berada dirumahmu?” Chanyeol bertanya mencoba menghilangkan rasa penasaran didirinya.

“Iya..” Yo Bi menjawab dengan ekspresi wajah datar membuat Chanyeol menatap Yo Bi tajam setelah dia menghentikan mobilnya di pinggir jalan “Hanya sampai pukul 21, seteah itu dia pergi” Sambung Yo Bi tapi Chanyeol masih menatap Yo Bi “Tidak ada yang terjadi, hanya menonton TV” Yo Bi kembali menjelaskan meski dia tidak tau kenapa dia melakukannya, dan sekarang Yo Bi bisa melihat segaris kurva senyum di bibir tebal Chanyeol.

“Bagus bagus” Timpal Chanyeol sambil mengelus rambut Yo Bi seperti sedang mengelus anjing, bahkan mengecup kening Yo Bi membuat perasaan aneh pada diri Yo Bi bahkan Chanyeol, lalu Chanyeol kembali mengendarai mobilnya.


TBC---

You Might Also Like

0 komentar

Flickr Images