Swift

MAYBE IT’S LOVE ( CHAP 1)



Cast + Author
Choi Seung Hyun (TOP BIGBANG)
Park Bom (2NE1)
JN






“Tidakkkkkkkkkk!” Teriakku di atas kasur apartement ku ketika aku menutup telpon dari ayahku Park Yoochun. Aku langsung memutar tubuhku di atas kasur. 

“Kenapa denganmu? Tanya Yuri sahabatku yang baru saja keluar dari kamar mandi kamarku.

.“Yurri!” Aku merengek sambil duduk di depannya .

“Ada apa? Apa Siwon mengajakmu makan bersama?” Tanya Yuri sambil memegang pahaku .

“Apa aku terlihat bahagia?” Tanyaku pada Yuri .

“Jadi apa kau sekarang kau sedang sedih?” Tanya Yuri sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

“Apa saja yang kau tau tentang aku? Kita bahkan sudah berteman selama lima tahun” Seruku sambil menunjukan kelima jari tangan kiriku tepat di depan mukannya .“Tapi kau tidak bisa membedakan aku yang sedang sedih dan bahagia” Sambungku sambil menurunkan jariku dan menunduk lemah

“Bukan begitu Bom, hanya saja ekspresi mu ketika bahagia dan sedih sama saja” Jawaban Yuri sontak membuat aku melihat tajam kearahnya .


“Tolong jangan menatapku seperti itu, lebih baik kau menunduk saja” Seru Yuri sambil menurunkan kepalaku dengan lembut tapi aku kembali menatap wajahnya dengan tatapan tajamku .

“Sudah-sudah. Memang kenapa kau sedih?” Tanya Yuri mengalihkan pembicaraan dan membuatku melemas kembali .

“Yuri” Rengekku lagi ,

“Jangan memanggil namakui terus, aku sudah ada di depanmu” Protes Yuri sambil memijat (?) wajahnya dan terlihat kekesalan di wajahnya, tapi kenapa dia yang kesal ? “Sekarang katakana padaku kenapa?” Tanya Yuri lagi kali ini tangannya memegang tanganku .

“Bagai mana ini? Aku di jodohkan oleh ayahku” Aku memeberi tahunya dengan wajahku yang melemas dan tertunduk.

“APA?” Tanya Yuri lalu aku melihat matanya yang hampir keluar karna kaget, mungkin jika ini sebuah drama televise wajah Yuri sekarang sedang di zoom oleh kamera .

“Yah Kwon Yuri, tutup mulutmu itu” Seruku sambil menutup mulutnya yang masi menganga dengan tanganku .

“Kenapa dengan ayahmu? Kita ini gadis metropolitan, mana ada cerita perjodohan, di desa saja sudah musnah perjodohan, itu hanya ada di buku dongeng anak TK” Cerocos Yuri dan aku hanya mengangguk. “Apa ibumu setuju dengan perjodohan ini?” Tanya Yuri .

“Ibuku pasti setuju dengan semua keinginan ayahku” Jawabku sambil membuat lingkaran oleh tanganku lalu tertunduk kembali .

“Lalu bagaimana dengan Siwon? Bukankah kau sangan menyukainya?” Tanya Yuri .

“Dia hanya menganggapku teman masa kecilnya saja? Huh ini membuatku gila. Dan besok aku akan bertemu Choi Seung Hyun” Seruku sambil membaringkan tubuhku di atas kasur .

“Siapa dia?” Tanya Yuri .

“Dia pria yang ayahku jodohkan denganku” Jawabku .

“Yah, nama marganya sama Choi, mungkin saja wajah mereka sama-sama tampan” Timpal Yuri sambil tidur di sampingku .

“Siwon tetap yang paling tampan, tinggi, berwibawa, perhatian, aku nyaman bersamannya, pokoknya dia itu…. Sempurna dan… ”

“Dia tidak mata keranjang, Yah yah yah, kau selalu mengatakan itu” Potong Yuri karna dia sudah hapal apa yang akan aku katakana.

“Park Bom, semangat! Semoga perjodohanmu batal, bye bye” Seru Yuri sambil mencubit pipiku, lalu dia pergi meninggalkanku.

“Yah teman macam apa kau? Beri aku solusi!!” Aku berteriak hingga Yuri kembali muncul di balik pintu kamarku .

“Katakan saja kau mencintai pria lain!” Jawab Yuri yang membuatku kaget lalu dia kembali pergi .

“Solusi apa itu?” Gerutku “CHOI SIWON! KENAPA KAU TIDAK PEKA?” Kali ini aku benar-benar frustasi dan memutar tubuhku di atas kasur.

Aku berjalan keluar dari apartement ku dengan lemas, menyalakan mobil lalu pergi menuju rumah. Aku menatap rumahku seperti sebuah castile penyihir yang akan benar-benar mengubah hidupku, aku melangkahkan kakiku dan langsung membuka pintu kulihat ibu, ayah dan adikku sedang duduk lalu menatapku dnegan wajahnya yang berbinar-binar kulihat ibu berjalan menuju kearahku dna langsung merangkul tubuhku.

“Hahahha, aku akan punya keponakan” Seru Park Jae Beom adiku.

“Tutup mulutmu Jae Beom” Seruku kesal sambil menatapnya tajam.

“Keluarga Choi sangat baik, memeliki keturunana yang tampan, Choi Seung Hyun juga lulusan Sungkyungkwan Universitas” Ibu mencoba menjelaskan pria bernama Choi Seung Hyun.

“Hanya Choi Siwon yang sempurna” Gumamku dengan nada yang sangat rendah .

“Sudah kak nikahi saja dia, aku ingin punya keponakan” Kini bocah kurang ajar itu sudah benar-benar ingin menggali kuburannya sendiri .

“Keponakan? Aku bahkan tidak mengenal dia! Tidak akan pernah ada keponakan untukmu! Kau nikahi saja dia!” Seruku kesal dan memeonyongkan bibirku ke arah bocah kurang ajar tapi Jae Beom malah menjulurkan lidahnya ke arahku, ketika aku akan berdiri untuk mencincang bocah kurang ajar yang ada di depanku, kulihat sosok pria muncul di daun pintu.


MAYBE IT’S LOVE  ( CHAPSTER 1)



Author: J.N (Juliza Nurbaiti) Setiap ff saya di poster selalu saya tulis J.N.
Cast : Park Bom, Choi Seung Hyun/ TOP, Choi Siwon, Kwon Yu Ri, Taeyang/Dong Young Bae,  and other (takut tiba-tiba saya keluarin cast baru)
Genre : niatnya bikin comedy romantic, tapi enggak yakin si kalo ini comedy, soalnya saya enggak bisa bikin ff bergenre comedy, pasti jatohnya garing, jadi silahkan kalian tentukan sendiri ff ini gendre nya apa. :)
Saya pertama kali post ff disini, jadi mohon di maklum. Saya nulis ff di dua group. Mungkin ada yang pernah baca ff saya di group sebelah? Hahah.
Saya suka semua artis YG, tanpa terkecuali, awalnya saya DaraGon shipper, tapi sekarang udah pensiun. Idol cw saya Cuma suka 2ne1, bias Dara. Kalo idol Cowo no 1, Bigbang bias di Bigbang nomaden, kadang TOP, kadang GD dan sekarang lagi suka Nam Tae Hyun. Kadang idol-idol roki yang kece yang selalu bertebaran. Hahah. Maklum mata tidak bisa dibohongi (?).
Salam kenal buat semuanya, semoga kalian suka ff saya :)
Ini ff pas jaman saya SMA kelas 2, jadi maaf kalo agak alay (?). -_-

Park Bom VOP
“Kau siapa?” Tanyaku ketus .

“Aku?” Tanya pria bertubuh tinggi itu sambil menunjuk wajahnya . “Aku TOP” Jawab pria berna TOP itu sehingga membuat aku dan Jae Beom tertawa .

“Hyung, kau tidak punya marga? Hanya TOP? Kau lahir dimana Hyung?” Tanya Jae Beom dengan tawanya.

“Marga ku Choi! Tepatnya Choi Seung Hyun” Seru TOP santai kali ini aku dan Jae Beom berhenti tertawa dan menatap sepasang suami istri yang muncul di belakang TOP aku rasa aku tidak mengenal mereka.

“Maaf kami terlamabat” Seru wanita itu, waw dia sangat tinggi dan cantik tapi masi cantik ibuku Lee Chae Rin karna dia ibuku J.

“Wah, jadi ini anakmu yang bernama Choi Seung Hyun?” Tanya ayahku yang sudah berkumpul dengan spesies (?) lanjut usia. Sekarang mereka sudah duduk di kursi masing-masing.

“Anakmu sangat cantik” Seru tante Jung Eun Ji ibu TOP dan aku hanya tersenyum.

“Jadi kapan mereka akan melangsungkan pernikahan?” Tanya ayahku tanpa basa basi, bulak belok, tambah kali.

“PERNIKAHAN!” Seruku dengan nada tinggi lalu aku melihat TOP dan menyuruhnya complain dengan isyarat mataku. Tapi aku melihat tulisan “Apa?” di matanya lalu aku menarik tangan TOP dan membawanya keluar .

“Kau menyetujui pernikahan ini?” Tanyaku heran .

“Tidak” Jawab TOP enteng .

“Kenapa kau hanya diam saja? Lakukan sesuatu” Seruku geregetan .

“Melakukan apa?” Tanya TOP, kenapa pria ini sangat bodoh? Kenapa dia terus bertanya?

“YAH. Hentikan” Perintahku ketika aku melihat dia sedang bermain PSP dan mengambil PSP itu dari tangannya .

“Katakan kalau kau tidak setuju dengan perjdohan ini, dan aku akan melakukan hal yang sama” perintahku dan kini dia melihat ke arahku. “Jangan menatapku seperti itu” Smbungku .

“Percuma. Mereka tidak akan mendengar” Jawab TOP sambil mengabil PSP dari tanganku dan berjalan pergi meninggalkanku.

Akhirnya aku sampai ke apartementku. Setelah aku baru mandi aku mendengar suara Yuri “BOM” seru Yuri.

“Di kamar” Jawabku yang sedang mengeringkan rambutku dengan handuk.

“Bagaimana? Dia tampan?” Tanya Yuri yang sekarang sedang duduk di kasurku aku bisa melihat dia dari cermin yang ada di depanku .

“Tidak terlalu buruk” Jawabku sambil melihat wajah Yuri dari cermin .

“Jadi” Seru Yuri .

“Jadi?” tanyaku lagi .

“Gadis ini. Kau akan menikah dengannya?” Tanya Yuri .

“Menikah? Dia seperti anak kecil, bayangkan saja selama pertemuan keluarga kemarin, dia terus bermain PSP” Seruku kesal sambil duduk menghadap kearah Yuri.
<I LOVE YOU>

Hp ku berbunyi aku langsung mengambil HP aku melihat ID Hyonim aku langsung memasang muka kesal, kenapa hal-hal yang membuatku kesal datang bersamaan.

“Siapa?” Tanya Yuri dan sekarang dia duduk di sampingku dan melihat HP ku. “Hyonim?” Sambung Yuri sambil menatapku. “Angkat dan speaker kan!” Perintah Yuri.

“Kenapa kau membuat murid SD menangis?” Tanya Hyonim yang kebetulan wakil kepala SD tempatku, dan Yuri mengajar.

“Dia sangat nakal” Aku member alasan yang sebenar-benarnya, lagi pula mana ada guru mau membersihkan kotoran muridnya sendiri.

“Besok kau minta maaf pada murid itu dan keluarganya, dia bilang dia tidak mau masuk sekolah kita lagi” Perintah Hyonim. “Jika minggu depan murid itu tidak masuk sekolah, kau juga tidak usah mengajar lagi!” sambung Hyonim lalu menutup teleponnya.

“Kau dalam masalah lagi nona manis!” Seru Yuri sambil merebahkan tubuhnya di sampingku dan aku mengikuti nya.

“Sepertinya besok aku harus shoping agar aku tidak setres! Kau mau ikut?” Tanyaku berharap kali ini dia akan ikut.

“Tidak, besok itu malam minggu, jadi aku akan makan bersama kekasih tercinta pujaan hati si unyu-unyu Taeyang ku!” Benar saja Yuri menolak ajakanku lagi.

“Aku sudah tau kau akan mengatakan itu dan menolak ajakanku” Seruku sesal sambil memainkan bibirku kesal.

Senangnya bisa melupakan kekesalanku, malam minggu buat yang jomblo adalah belanja, hahah. Setelah aku puas berbelanja aku langsung pergi menunggu taksi.

“Kenapa harus hujan?” Gerutku kesal karna.

“Masuk!” Perintah seseorang yang berada di dalam mobil yang berhenti di depanku, lalu aku melihat orang itu dan dia adalah TOP, Wah dia tampan juga, hahah. Tanpa pikir panjang aku langsung masuk, karna aku pikir TOP tidak mungkin menculiku.

“Kenapa kau keluar dari mall?” Tanyaku membuka pembicaraan di tengah perjalanan yang membosankan.

“Di belakang” Jawab TOP dan aku langsung melihat ke kursi belakang aku melihat ada beberapa sayuran.

“Untuk apa itu semua?” Tanyaku heran.

“Aku tidak menyangka seorang guru tidak tahu kegunaan sayuran” kali ini TOP mencibirku.

“Aku tahu sayuran untuk di masak. Tapi masalahnya siapa yang akan memasak? Yang aku tau kau tinggal di sebuah rumah tapi tidak bersama orang tuamu!” Jelasku mencoba memperbaiki harga diriku.

“Kau yang akan memasak!” Jawab TOP dan membuat perutku mual, masak? Aku buruk dalam hal itu.

“Tidak mau!” Jawabku pasti.

“Sudah kuduga, hanya wanita yang bisa dan mau memasak” Seru TOP.

“Apa magsud perkataanmu?” Tanyaku dengan emosi.

“Yang aku tau biasanya murid yang suka bertanya pada guru, tapi kenapa ini sebaliknya. Kau banyak Tanya!” Seru TOP, dan kali ini darahku mendidih aku baru saja mendinginkan kepalaku dan sekarang pria ini membuatku emosi, dan kenapa aku mau di ajak oleh pria ini! Gerutku dalam hati, dia membuatku terlihat bodoh.













 TBC

You Might Also Like

0 komentar

Flickr Images