Fanfiction
Series
Dandelion (4/?)
Cast : Park Chanyeol EXO, Lee Yo Bi (Aktris), Kim Taehyung -V- (BTS)
Gendre : Sad Romantic
Author : J.N
Author : J.N
: Itu tidak adil
: Sejak kapan dunia menjadi adil?
Aku bukan gadis kuat, aku hanya mencoba menjadi gadis yang kuat.
Aku sendiri dan aku pikir selamanya aku akan sendiri.
Entah cinta atau apapun itu, aku mencoba menghapusnya dari hidupku.
Kekecewaan yang membuatku seperti ini, tidak mempercayai siapapun.
Enatah aku yang serakah atau tuhan yang tidak memahamiku.
Aku hanya selalu merasa sendiri.
“Dan aku
tidak dalam posisi itu” Yo Bi membalas tatapan Chanyeol “Kau dan aku” Kini Yo
Bi menunjuk dada Chanyeol kemudian menunjuk dirinya sendiri “Berpacaran atas
dasar ibumu, bukan kita” Sambung Yo Bi kembali menggingatkan dasar dari
hubungan mereka, membuat Chanyeol mengepalkan tangannya kesal, tapi sebelum Chanyeol
melakukan hal lebih, Yo Bi sudah pergi meninggalkan kelas karna bell masuk
sudah bergema disetiap sudut sekolah mereka.
Chanyeol masih
terdiam sambil mengepalkan tangannya dengan kuku yang hampir melukai tangannya
sendiri.
“Kenapa gadis itu
selalu meninggalkanku ketika aku bahkan belum selesai berbicara dengannya?”
Gerut Chanyeol sambil mengacak-acak rambutnya frustasi.
--
Chanyeol masih asik
dengan teman-temannya di sebuah club malam, tidak seperti biasanya Chanyeol
yang selalu menggoda wanita atau hanya sekedar memamerkan ketampanannya pada
setiap wanita yang datang, sekarang Chanyeol masih focus pada Yo Bi yang tengah
memainkan peralatan DJ nya dengan pakaian sederhana, ukuran baju yang lebih
besar dari tubuhnya dan mengekspose bahu mulusnya, Chanyeol meminum minumannya
dengan paksa ketika dia melihat Yo Bi menari mengikuti alur music yang dia
buat.
“Kenapa denganmu?”
Suho yang baru saja duduk langsung menepuk pundak Chanyeol.
“Tidak.” Jawab
Chanyeol tanpa mengalihkan pandangannya pada Yo Bi yang masih asik dengan
pekerjaannya.
“Yah, Park
Chanyeol, kau benar berpacaran dengan Yo Bi? Kau bilang kau tidak tertarik
denganya” Gerut Suho dengan nada tidak terima.
“Aku hanya iseng”
Timpal Chanyeol sedikit gengis mengakui jika hubungannya dengan Yo Bi hanya
hasil dari sebuah kesepakatan, karna
Chanyeol tau jika Chanyeol mengatakan yang sebenarnya pria pendek di sampingnya
pasti akan mengolok-olok harga dirinya.
“Tidak, aku rasa
untuk kali ini kau benar-benar menyukainya. Ketika kau melihatnya air liurmu
mengalir seperti air terjun” Goda Suho
sambil menyenggol legan Chanyeol membuat Chanyeol membulatkan matanya dan
berhenti menatap Yo Bi.
“Aku tidak seperti
itu” Bela Chanyeol dengan nada dingin.
“Kita bertaruh” Bisik
Suho mendekatkan tubuhnya pada Chanyeol yang mungkin akan berubah menjadi wolf.
“Aku yakin kau akan benar-benar mencintainya, dan jika itu terjadi kau harus
memberiku uang 1 Milyar WON” Sambung Suho membuat Chanyeol tersedak oleh
minumannya dan menatap Suho tajam, Chanyeol bersumpah jika pria pendek ah
magsudnya kurang tinggi, karna Sahabatnya D.O jauh lebih pendek dari Suho,
kembali ke Suho, Chanyeol yakin sahabat yang ada di sampingnya sudah gila, tapi
Suho tidak menggubris tatapan Chanyeol, Suho masih tersenyum gila.
“Yah Kim Jun Myeon,
apa orang tuamu sudah tidak memberimu uang? Apa orang tuamu bangkrut?” Chanyeol
bertanya kesal, yah Suho memang selalu asal bicara masalah uang, dia pikir 1
Milyar Won itu sedikit? Chanyeol tau mungkin bagi mereka 1 Milyar Won sedikit
meski, tapi tidak untuk ini, Chanyeol tidak akan mengeluarkaan uang 1 Milyar
Won nya hanya untuk mengikuti kegilaan Suho.
“Aku bersukur kedua
orang tuaku masih memberiku uang lebih dari cukup, dan mereka tidak dalam
posisi bangkrut Park Chanyeol. Kau tidak ingat bagaimana konser SUPER JUNIOR,
TVXQ, SNSD, sangat sukses dan comeback F(x) dan EXO (Anggap aja EXO mambernya
Cuma EXO M aja ya ahah) cukup membuat saham perusahaan ayahku masih berdiri”
Jawab Suho enteng dan bangga seolah-olah dia tidak mengatakan apapun yang salah
pada sahabatnya.
“Bagus jika begitu,
karna aku tidak akan mengeluarkan 1 Milyar Won untukmu” Cibir Chanyeol
berbicara tepat di depan wajah Suho.
“HAHAHA” tawa Suho
bergema hampir menutupi suara music di club membuat Chanyeol menatap Suho
kesal. “Aku semakin yakin, jika kau benar-benar menyukai Yo Bi” Sambung Suho
sambil memegang perutnya menahan tawa yang mungkin akan bervolume lebih keras,
Chanyeol bersumpah jika manusia pendek di sampingnya bukan sahabatnya Chanyeol
pasti sudah menendang pantatnya.
“Bukan itu
magsudku. Aku hanya tidak ingin mengeluarkan uangku untuk orang sepertimu”
Chanyeol mencoba membela, tapi itu benar Chanyeol tidak akan memberikan uang 1
Milyar Won untuk Suho, demi kucing Kai, itu terlalu banyak untuk anak ukuran
SMA.
“Baik, akan aku
kurangi penawaranku” Seru Suho dengan gaya seperti pengusaha yang sedang
memikirkan untung-rugi perusahaan. “Bagaimana jika 100 Juta WON, aku
menguranginya lebih dari setengah penawaran awal” Sambung Suho bangga sambil
meminum segelas jus jeruk yang ada di depannya, membuat Chanyeol yakin jika
otak bisnis yang dimiliki ayahnya menurun pada Suho pria pendek yang selalu
berada di sampingnya sejak TK ini.
“Kau membuatku
yakin jika kau adalah benar anak kandung dari Kim Soo Man(Maafkana ku -_-)”
Cibir Chanyeol.
“Tidak salah lagi,
aku benar-benar anak pemilik perusahaan SM Entertainment” ada jeda beberapa
saat untuk Suho melanjutkan ucapannya “Bagaimana? Bersedia?” Suho bertanya pada
Chanyeol yang tengah asik dengan pikirannya sendiri “Ahh. Park Chanyeol, kau
terlalu banyak berfikir. Itu Hanya 100 juta won, perusahaan ayahmu tidak akan
bangkrut karna kehilangan uang 100 juta won, aku rasa black card mu masih bisa
digunakan” Sambung Suho mulai tidak sabar.
“Kenapa kau
memaksaku?” Chanyeol kembali bertanya dengan nada suara kesal.
“Karna aku yakin,
aku akan mendapatkan uang itu” Suho menjawab dengan bangga sambil mengangkat
kakinya keatas meja.
“Kau tidak akan
pernah menapatkannya” Timpal Chanyeol pasti.
“Oke, aku anggap
kau setuju” Seru Suho yakin sambil memaksa Chanyeol untuk berjabat tangan
dengannya dan menurunkan kakinya, Suho sangat gembira dengan hasil akhir
penawarannya, meski bukan 1 Milyar Won“Akan aku pastikan uang 100 juta won
berada di saldo rekening ku” Sambung Suho sambil menepuk pundak Chanyeol.
“Aku hanya akan
berpacaran dengannya selama 6 bulan tepat setelah kita lulus SMA” Seru Chanyeol
sinis.
“Terserah padamu.
Tapi ingat, 6 bulan bukan waktu yang sebentar. Semua bisa terjadi tidak selau sesuai
dengan yang kau bayangkan” Timpal Suho yang sudah berdiri di depan Chanyeol.
“Tapi bagaimaan
jika Yo Bi yang menyukaiku? Kau tau tidak ada gadis yang bisa menolak pesonaku”
Chanyeol bertanya dengan bangga sambil merapihkan sudut rambut yanga da di
samping telingannya, Suho pastikan Chanyeol adalah pria paling narsis sejagat
raya.
“Hhaha. Hanya di
mimpimu” Seru Suho kembali mengeluarkan tawanya membuat Chanyeol berdiri di
depan Suho “Sekarang bahkan aku melihat kau yang mencintai Yo Bi. Kau tau Yo Bi
selalu menmpel pada Taehyung. Pesaingmu sudah comeback. Kau tau!” Sambung Suho
tanpa bermagsud bertanya. Tapi ketika Chanyeol mendengar nama TaeHyung Chanyeol
terdiam dan kembali duduk membuat Suho sedikit merasa bersalah. Suho yakin
keputusannya menyebutkan nama Taehyung adalah pilihan yang buruk, sangat buruk
hingga membuat pundak Chanyeol menurun “Yeol, aku--”
“Aku tidak akan
jatuh kedua kalinya dengan mudah pendek” Seru Chanyeol sambil menjitak Suho dengan
nada bicara normal sebelum dia membaur dengan orang-orang yang tengah menari
dilantai dansa.
---
Langit pagi yang
biasanya dapat membuat Yo Bi semangat mengawali harinya, tapi tidak untuk pagi
di hari senin ini, awan mendung sudah mulai menutupi kota Seoul, gemercik hujan
mungkin akan datang beberapa saat lagi dan dugaan Yo Bi benar, tepat ketika Yo
Bi berdiri di halte menunggu bus, hujan datang begitu saja, membuat Yo Bi
mengeratkan cardigan saint Laurent berwarna cream yang cukup menutupi rok
seragamnya, hingga mobil putih yang Yo bi yakini adalah mobil Chanyeol berhenti
tepat di depannya.
“Masuk” Perintah
Chanyeol dari balik kaca mobil sambil memakai kecamata hitam, tapi Yo Bi masih
mengenali wajah Chanyeol, Yo Bi yang mengetahui itu Chanyeol langsung berlari
masuk kedalam mobil Chanyeol “Aku pikir kau akan menolak ajakanku” Seru
Chanyeol sinis ketika Yo Bi sudah berada di dalam mobilnya.
“Apa kau hanya
basa-basi mengajakku?” Yo Bi balik bertanya tapi sebelum Chanyeol menjawab Yo
Bi malanjutkan kalimatnya “Tapi sayang, aku bukan orang yang suka basa-basi.
Aku akan masuk jika aku mau” Sambung Yo Bi sekilas menatap Chanyeol.
“Jika begitu.
Berarti tentang ‘Hubungan’ aku dan kau. Kau benar-benar ingin menjadi pacarku!”
Tembak Chanyeol bangga dengan senyum idiotnya membuat Yo Bi mengeluarkan tawa
dengan keras.
“Itu hanya sebuah
kesepakatan. Kau butuh aku, dan aku butuh uangmu. Tidak lebih” Timpal Yo Bi dingin
membuat mereka saling menatap kemudian Chanyeol menghentikan mobinya di pinggir
jalan dan terus menatap Yo Bi. “Ada yang salah dengan ucapanku?” Yo Bi kembali
bertanya dengan membalas tatapan Chanyeol. Tapi Chanyeol belum memnjawab
pertanyaan Yo Bi, Chanyeol kesal karna Yo Bi satu-satunya wanita yang
mengabaikan ketampanannya.
“Apa kau sangat
membutuhkan uang?” Chanyeol kembali bertanya setelah atmosper ketegangan
menyelimuti mereka.
“Hanya berfikir
realistis” Timpal Yo Bi dingin dan tanpa berbicara Chanyeol langsung memacu
mobilnya dengan kecepatan penuh tapi Yo Bi berlaku seolah-olah tidak terjadi
sesuatu apapun dan lebih memilih menempelkan kembali Earphone ke telingannya.
Selama di perjalanan
mereka masih asik dengan dunia masing-masing, Chanyeol masih dalam suasana hati
yang amat buruk, dia tidak pernah berfikir dia akan berhubungan dengan wanita
es yang ada disampingnya, sedangkan Yo Bi masih asik mendengarkan beberapa
jenis music yang ada di iphone nya, dengan Chanyeol yang sesekali mencuri
pandang pada Yo Bi. Setelah mereka sampai Yo Bi berjalan pergi meninggalkan
Chanyeol begitu saja tanpa mengucapkan sepatah katapun, sedangkan Chanyeol
masih diam membeku disamping mobilnya sambil melihat Yo Bi yang mulai
menghilang dari pandangannya.
“Hapus air liurmu”
Goda Suho yang tiba-tiba berada disamping Chanyeol sambil menepuk pundak
Chanyeol, membuat Chanyeol berhenti melihat Yo Bi dan dengan kaku melihat Suho.
“Kau berangkat bersama Yo Bi? Kemajuan yang pesat untuk uang 100 Juta Won ku”
Sambung Suho dengan senyum usil yang sudah beberapa hari menempel di bibrnya.
“Aku hanya
melakukan tahapan-tahapan agar gadis itu mencintaiku. Persiapkan uang 100 juta
won untukku” Timpal Chanyeol lalu berjalan pergi meninggalkan Suho di susul
dengan Suho yang memepercepat langkah kakinya untuk mensejajarkan langkahnya
dengan Chanyeol yang belum jauh dengannya, kedua sahabat itu berjalan menuju
kelasnya dengan Suho yang terus menggoda Chanyeol.
Bel istirahat sudah
bergema disetiap sudut sekolah, Chanyeol, Suho berjalan melewati lorong
sekolahnya untuk menuju ke kantin sekolah mereka membuat hampir semua siswa
menyingkir memberi jalan untuk Suho dan Chanyeol. Langkah kaki Chanyeol
terhenti di depan kelas Yo Bi, disana Chanyeol hanya melihat Yo Bi dan Taehyung
tengah duduk berdua lebih tepatnya Taehyung yang tengah melihat Yo Bi yang
tengah tertidur diatas mejanya. Chanyeol baru saja akan masuk kedalam kelas
mereka tapi tiba-tiba Taehyung keluar dari mejanya dan menghampiri Chanyeol dan
Taehyung.
“Hay. Long time no
see Suho” Sapa Taehyung dengan senyumnya, dengan spontan Suho melambaikan
tangannya, tapi tepat ketika Chanyeol menatap Suho dengan tatapan tidak suka,
Suho langsung menurunkan kembali tangannya.
“Kapan kau
kembali?” Suho bertanya dengan canggung, membuat Taehyung menunjukan segaris
kurva senyum dibibirnya, Taehyun resmikan selama dia kembali ke Seoul baru Suho
yang menanyakan pertanyaan itu, sebuah pertanyaan sederhana, tapi membuat
Taehyung merasa kehadirannya masih dapat sedikit di terima oleh sahabat lamanya
itu.
“Beberapa minggu
yang lalu. Aku--”
“Diantara ratusan
sekolah di Seoul, kenapa kau memilih sekolah yang sama denganku?” Chanyeol
bertanya memotong kalimat Taehyung dengan nada dingin, mungkin lebih dingin
ketika dia berdiri diluar ruangan tanpa jaket ketika musim salju turun.
“Karna aku ingin
kembali berteman denganmu”
“Jangan pernah
bermimpi. Itu terlalu menjijikan untukku” Chanyeol masih berbicara dengan nada
dingin.
“Jika ini tentang
gadis yang ada di Amerika, kau tau aku tidak pernah mengharapkannya, dia yang
memintanya pada ibuku”
“Kau seharusnya
bisa menolak, itupun jika kau benar tidak mengharapkannya” Timpal Chanyeol
kesal, hampir mengeluarkan bola matanya.
“Tapi aku tidak ingin
membuat ibuku kecewa. Hal yang sama yang kau lakukan untuk ibumu” Sekarang
Taehyung mencoba membela diri, karna Taehyung terlalu lelah untuk terus
disalahkan oleh Chanyeol atas apa yang telah terjadi.
“Jangan samakan
ibuku dengan ibumu, mereka berbeda. Dan aku tidak sudi jika ibuku disamakan
dengan wanita seperti ibumu” Timpal Chanyeol mulai dingin membuat Taehyung
mulai geram, Taehyung tau jika ibunya salah, tapi seburuk apapun ibunya, dia
tidak pernah membenci ibunya.
“Kau tidak berhak
berbicara kasar tentang ibuku” Taehyung mulai geram sehingga membuat jemarinya
meningkuk membuat sebuah kepalan.
“Cukup bayangkan
kedaan ibuku. Bagaimana jika ibumu berada di posisi ibuku. Apa kau bisa?”
Chanyeol bertanya menahan emosinya sambil mempersempit jarak antara mereka,
membuat Suho yang ada di sampingnya sedikit cemas, Suho takut jika sekarang
Chanyeol dan Taehyung bertengkar Suho akan menjadi satu-satunya orang yang
bekerja keras untuk memisahkan mereka karna tidak ada siapapun disana kecuali
mereka bertiga dan tentunya Yo Bi yang tengah asik tertidur, Suho baru saja
akan berdiri di antara Taehyung dan Chanyeol tapi Chanyeol sudah berjalan
mundur memperlebar jaraknya dengan Taehyung. “Dan aku tidak suka caramu menatap wanitaku”
Chanyeol memberi peringatan sambil melihat Yo Bi yang tengah tertidur. “Suho
kita pergi” Seru Chanyeol membalikan tubuhnya dan berjalan pergi meninggalkan
Taehyung disusul dengan Suho yang menyamakan langkah kakinya dengan Chanyeol.
TBC...

0 komentar