Fanfiction
Series
FRIENDS#3
CAST
Sandara Park (2NE1)
Lee Donghae (Super Junior)
Kim JaeJoong (JYJ)
Author : J.N
Eunhyuk VOP
“Sedang apa kalian.? Menjauhh” Bentak Donghae dan menutup
kembali kotak cincin berwarna merah yang ada di tangannya.
“Bukankah itu sepasang cincin?” Tanyaku cemas dan, Kyuhyun
dan Heechul pun menatap Donghae sama sepertiku.
“Apa itu untuk Eun Seo?” Tanya Kyuhyun.
“Buang saja” Perintah Donghae lemas sambil melemparkan kotak
itu pada Kyuhyun dan meninggalkan kami.
“Dia sudah tidak tertolong. Kenapa mencintai wanita yang
jelas-jelas sudah mengatakan bahwa dia mencintai pria lain” Gerutku kesal
sambil melihat Donghae yang berjalan memasuki kamarnya.
“Benarkah Donghae mencintai Dara?” Tanya Heechul penasaran.
“Kenapa kau selalu mengira wanita yang Donghae cintai itu
Dara, Hyung?” Tanyaku pada Heechul kesal.
“Lalau siapa?” Heechul bertanya kembali.
“Bukankah Maknae kita bilang dia mengetahui apa yang tidak
kita ketahui? Jadi tanyakan saja padanya” Jawabku sambil menatap Kyuhyun dan
emngikuti Donghae ke kamar.
Heechul VOP
“Lalu siapa” Aku bertanya pada Eunhyuk.
“Bukankah Maknae kita bilang dia mengetahui apa yang tidak
kita ketahui? Jadi tanyakan saja padanya” Jawab Eunhyuk sambil menatap Kyuhyun
dan emngikuti Donghae ke kamar.
“Jadi siapa?” Tanya ku pada Kyuhyun yang masih di sampingku
sambil kembali bermain PSP nya.
“Soo Seo Eun. Hyung kemana saja? Yang seperti ini saja tidak
tahu” Gerut Kyuhyun.
“Lalu pria yang di cintai siapa?” Tanyaku kembali.
“Choi Jin Hyuk, dan Choi Jin Hyuk akan bermain Drama bersama
Donghae” Jawab Kyuhyun.
“Wah, malang sekali
nasibmu Donghae” Seruku lemas sambil kembali menatap TV.
Jaejoong VOP
“Kau merasa lelah?” Seruku pada gadis yang ada di sampingku
sambil memandang sungai HAN dari dalam mobilku.
“Sedikit, ternyata bermain petak umpat tidak begitu buruk”
Jawab Dara dengan senyum yang sedikit di paksakan aku melihat raut wajah lelah
di wajahnya, lalu aku mengelus rambutnya dan dia menatapku sambil tersenyum .
“Aku tau kau lelah, tidurlah. Aku akan mengantarmu pulang” Tawarku
lalu Dara memandangku
“Tidak usah, Dormku tidak begitu jauh. Aku sudah meminta
CL menjemputku. Aku tau kau lebih lelah dariku, maslahmu belum semuanya
selesai.” Jawab Dara sambil tersenyum dan memegang pipiku lalu aku mendekatkan
wajahku padanya dan Dia mengerti magsudku lalu dia menutup matanya, sekarang
wajahku dan dia hanya berjarak beebrapa cm tapi tiba-tiba seserang mengetuk
jendela mobilku dan sontak membuat aku dan Dara kaget dan membuat suasana
menjadi canggung.
“Aku rasa CL sudah sampai” Seru Dara salah tingkah.
“Benarkah” Jawabku tak kalah canggung.
“Nuna, cepat disini sangat dingin” Gerut CL.
“Hati-hati dijalan” Seru Dara lalu dia mencium pipiku dan
langsung keluar.
Aku melihat Dara dan CL berjalan sesekali Dara memandangku
dan setelah Dara benar-benar menghilang dari pandanganku aku langsung pergi.
Donghae VOP
Kurasakan seseorang mengguncang-guncangkan tubuhku yang
sedang terbaring damai dia atas kasur ku, perlahan kubuka mataku dan ku lihat
Siwon sedang duduk disampingku menunggu aku terbangun dari tidurku.
“Apa yang
sedang kau lakukan?” Gerutku.
“Apa kau benar-benar tidak akan berada di WGM lagi?” Tanya
Siwon antusias.
“Entahlah, Eun Seo sudah memiliki kekasih, mana mungkin aku
bisa menikah dengan wanita yang sudah memiliki kekasih.” Jawabku “Meski itu
hanya istri palsu” Tambahku lalu kembali tertidur dan aku mendengar langkah
kaki Siwon yang meninggalkan kamarku. Tapi aku tidak bisa menutup mataku
kembali jadi aku putuskan untuk mencari udara segar, setelah selesai mandi dan
memakai pakaian tebal aku langsung meninggalkan kamarku.
“Kau mau kemana?” Tanya Leeteuk.
“Seseorang telah membuatku terbangun dan sulit kembali tidur”
Jawabku sambil menatap Siwon yang tepat berada di samping Leeteuk.
“Apa kau akan ke sungai HAN?” Tanya Kyuhyun.
“Mungkin” Jawabku.
“Bisakah kita ke sungai HAN?” Tanya Kyuhyun memelas.
“Baiklah, aku juga tidak tau akan kemana!” Jawabku lalu
Kyuhyun langsung merangkul tanganku gembira.
“Ayoo Hyung” Seru Kyuhyun manja sambil menarik tanaganku
menjauh dari Dorm, sesampai di sungai HAN kulihat seseorang berambut panjang
dan bergelombang sedang berdiri menghadap sungai HAN di samping mobilnya, dan
Kyuhyun langsung menghampiri gadis itu dan ketiak si gadis membalikan wajahnya
kulihat wajah yang taka sing bagiku “Victoria” Seruku setengah berteriak.
“Kalian berdua” sambungku sambil menunjuk Kyuhyun dan
Victoria dan si evil Kyuhyun hanya menggaruk kepalanya.
“Apa aku akan kau jadikan obat nyamuk disisni?” Gerutku pada
Kyuhyun.
“Maaf hyung” Timpal Kyuhyun dan aku memutuskan untuk
berjalan-jalan di sepanjang sungai HAN kulihat serang gadis bertubuh kecil
sedang duduk sambil menatap sungai HAN dan menekuk kakinya yang dia peluk.
“Dara nuna?” Seruku pada sosok gadis yang aku pikir adalah
Dara dan benar saja dia adalah Dara lalu aku duduk di samping Dara dengan
sedikit jarak anatara aku dan Dara.
“Sedang apa di sini? Ini sudah malam. Saya rasa wanita tidak
baik keluar malam seorang diri” Seruku membuka pertanyaan di tenagah keheningan
antara aku dan Dara.
“Aku hanya mencoba apa yang pernah kau lakukan, tapi tanpa
soju” Jawab Dara dan jawabannya membuat otaku sedikit berfikir. Mungkinkah
tragedy sungai han tempo lalu? Tanyaku dalam hati.
“Oh. Salah paham dengan seseorang?” aku kembali bertanya dan
aku lihat Dara kedinginan dengan sepontan aku langsung melepaskan jacket yang
aku pakai dan aku pakaikan ke tubuh Dara dan Dara menatapku heran.
“Kulihat anda sangat kedinginan” jawabku kaku dengan kalimat
formal.
“Mungkin aku belum benar-benar ada di hatinya” Jawab Dara dan
membuatku menatap Dara yang mulai menitikan airmatanya.
“Apa terjadi sesuatu yang buruk?” Aku kembali bertanya tapi
Dara tak menjawab pertanyaanku dia terus menatap sungai HAN yang ada di
depannya dan membuatku menatap gadis mungkin dengan perasaan yang sama denganku
saat itu.
“Kalian pasangan yang sangat serasi” Seru Dara sambil
menatapku setelah beberapa saat terdaim dan membuatku salah tingkah.
“Dia sudah memiliki kekasih. Jadi mungkin tidak akan pernah
berlanjut” Timpalku melemas.
“Bukankah dulu aku yang akan berpasangan denganmu?” Tanya
Dara sambil tersenyum cerah dan membuatku sedikit malu, entah mengapa aku
menjadi malu seperti ini dan aku rasa pipiku mulai memerah.
“Benar. Dan itu membuatku gugup. Kalian seperti sedikit
memeberi jarak” Jawabku sedikit bergurau dan memandang Dara yang ada di
sampingku .
“Kami hanya sulit bergaul. Aku bahkan tidak mempunyai
keberanian untuk menyapa terlebih dahulu” Bela Dara sambil memakaikan syal pink
yang dia pakai ke leherku dan membuatku terus memandangnya .
“Aku lihat kau kedinginana” Tambah Dara seolah dia tahu apa
yang ingin aku ketahui
“Terimakasih” Jawabku ketika Dara selesai memasangkan Syal di
leherku.
“Aku kira kau sudah mengerti” Seru seseorang dari belakang kami
dan membuat kami melihat kearah suara kulihat pria tanmpan putih .
“Bukan kah itu Jaejoong?” Tanyaku pada Dara tapi Dara terus
menatap Jaejoong pucat, Dara berjalan lemah menuju Jaejoong dan mereka sedikit
menjauh, kulihat mereka seperti sedang berdebat dan tak lama kemudian Dara
kembali duduk di sampingku.
“Apakah kalian berdua pacaran? Dan pria (X) itu jaejoong?”
Tanyaku hati-hati .
“Dulu iya. Sekarang tidak lagi” Jawab Dara .
“Apa semua ini karena aku?” Tanyaku .
“Bukan. Tidak usah kau pikirkan kejadian tadi. Dan, bisakah
kau tidak mengatakan apa yang kau lihat dan aku katakana tadi? Tentang aku dan
Jaejoong?” Pinta Dara dan aku hanya mengangguk dan Dara kembali menunduk di
atas lututnya, kudengar isak tangisnya, aku tak bisa melakukan apapun atau
bahkan hanya menyentuhnya. Sudah hampir satu jam Dara menunduk dan aku terus
menatap punggung kecilnya yang terlihat lebih besar karna jacketku yang ada di
tubuhnya. Tiba-tiba Kyuhyun meneleponku “Aku sedang bersama teman. Kau
pulanglah dengan Victoria” “Aku masih lama” “Nanti akan aku belikan” “Baiklah”
Seruku menjawab panggilan dari si makane evil .
“Pulanglah” Seru Dara dengan posisi sama seperti sebelumnya .
“Dia bukan seseorang yang perlu di di cemaskan. Aku akan
menunggumu” Seruku dengan sedikit tersenyum meski Dara tidak mungkin melihat
senyumku L .
“Apa aku begitu menyedihkan hingga kau harus menungguku?”
Seru Dara sambil menatapku kulihat matanya begitu sembab .
“Tolong pergilah. Aku ingin sendiri” Tambah Dara dan membuatku
bangkit dan berjalan pergi meninggalkan Dara meski sebenarnya aku menunggu Dara
di dalam mobilku yang terparkir tak jauh dari tempat Dara cukup lama aku
melihat Dara hingga TOP dating membawa Dara pulang bersama mobil mewahnya.
DORM SUJU
Kyuhyun langsung mengikuti ku ketika aku baru saja sampai
dorm.
“Darimana saja kau?” Tanya Kyuhyun klesal .
“Kau tidak perlu tau” Jawabku ketus .
“Kenapa kau memakai syal pink? Memalukan” Seru Kyuhyun sambil
memegang Syal yang aku pakai .
“Bukan urusanmu. Pergilah, aku lelah” Jawabku gugup sambil
mendorong tubuh Kyuhyun menjauh dari kamarku tapi ketika HP ku yang aku simpan
di atas kasur berbunyi Kyuhyun langsung mengambil HP ku dan membuaka pesan yang
baru saja sampai .
“Maaf, tadi aku bersikap kasar padamu, tapi aku tidak ingin
terlihat begitu menyedihkan di hadapan orang lain, sekali lagi aku minta maaf.
Sandara Park” Seru Kyuhyun membaca pesanku dan membuatku kaget dengan nama yang
Kyuhyun sebutkan “SANDARA PARK?” Teriak Kyuhyun “Apa yang kau lakuakan dengannya
tadi?” Tanya Kyuhyun tapi aku langsung mengambil HP ku yang dia pegang .
“Bukan apa-apa. Pergilah, kau benar-benar tidak sopan” Seruku
dan kali ini aku benar-benar mendrongnya pergi dari kamarku.
Dara VOP
Setelah kejadian seminggu yang lalu aku dan Donghae kembali
bertemu untuk mengambil barang kami masing-masing.
“Maaf membuatmu lama menunggu” Seru Donghae yang tiba-tiba
muncul dari belakang .
“Tidak masalah” Jawabku sambil tersenyum lalu kami saling
mengembalikan barang kami.
“Hmm” Suara kami sedikit terdengar karna aku merasa canggung
kembali pada pria yang sudah ada di depanku, tak lama kemudian Donghae menerima
sebuah panggilan dan dia sedikit menjauh dariku, tapi tak lama kemudian dia
kembali kehadapanku.
“Aku harus segera kembali ke dorm” Seru Donghae masih
menggenggam HP.nya
“Baiklah” Jawabku masih dengan nada canggung dengan sedikit
senyum di bibirku
“Kamu tidak pulang? Aku akan mengantar mu pulang” Ajak
Donghae .
“Aku masih ingin disini. Pergilah” Jawabku ramah .
“Kamu yakin?” Tanya Donghae tidak yakin dan aku hanya
mengangguk lalu Donghae pergi.
“Hati-hati” Seruku setengah berteriak pada Donghae yang mulai
sedikit menjauh tapi tiba-tiba Donghae yang sudah menjauh berlari kearah ku dan
langsung memeluku sontak aku kaget dan tubuhku menjadi kaku .
“Bukankah kita bersahabat?” Tanya Donghae setelah dia
melepaskan pelukannya .
“Apa? Ah iya, kita bersahabat” Jawabku kaku .
“Baiklah, jadi kamu bisa menghubungiku kapanpun, dan tolong
jangan menggunakan bahasa formal. Itu membuatku merasa ada sebuah jarak antara
aku dan kau. Bukankah sahabat tidak seperti itu?” Tanya Donghae dengan senyum
di bibirnya yang mengembang .
“Baiklah, sekarang kau bisa pergi. Hati-hati di jalan”
Jawabku dengan senyumku.
“Baik teman, kau jangan disini terlalu lama. Ini sudah
malam.” Seru Donghae dan dia berjalan pergi.
TBC
_%E5%89%AF%E6%9C%AC.png)
0 komentar