Fanfiction
Series
Crooked (5/end)
Author : J.N
Genre : tentukan sendiri.
Cast : Kwon Ji Yong, Sandara Park, BIGBANG, 2NE1, other.
Rate: 17 +
Genre : tentukan sendiri.
Cast : Kwon Ji Yong, Sandara Park, BIGBANG, 2NE1, other.
Rate: 17 +
“Bom, kita keluarga.”
Kalimat itu berhasil membuat Bom melepaskan lengannya dari pergelangan lengan
Dara. “Hati-hati dijalan. Hubungi aku jika kau sampai. Jjangmae akan
menemanimu” Sambung Dara lemah lalu berjalan meninggakan Bom. Bom sebenarnya
tau Dara adalah gadis keras kepala tidak ada gunannya berdebat dengan Dara.
Dara memacu mobilnya dengan kecepatan penuh
hingga akhirnya dia sampai di sebuah club, club yang sering mereka singgahi
dulu Dara bahkan hapal dimana Jiyong bisanya menghabiskan waktunya disini,
sekarang Dara sudah melihat Jiyong duduk disudut club seorang diri.
“Ayo kita pulang” Perintah Dara yang kini
sudah menarik lengan Jiyong. Dengann usaha kerasnya Dara menyeret tubuh Jiyong
agar mereka bisa keluar dari ruangan pengap ini “Aist. Kau berat sekali” gerut Dara sambil mendorong
tubuh Jiyong masuk kedalam mobilnya,
setelah Dara masuk kedalam mobil bersama Jiyong Dara langsung memacu
mobilnya dan langsung membawa Jiyong kedalam apartment Jiyong. Dara merebahkan
tubuh Jiyong diatas tempat tidur, Dara baru saja akan bangkit tapi tiba-tiba
Jiyong melingkarkan lengannya di pinggang Dara.
“Ji….”
“Aku mencintaimu Dee. Maaf” Gumam Jiyong dari
alam bawah sadarnya tapi Jiyong sadar dengan apa yang dia ucapkan, dia masih
mencintai Dara – Dara hanya terdiam tidak merespon apapun hingga akhirnya
Jiyong terlelap dan Dara masih diam – handphonenya bergetar membuatnya tersadar dari lamunannya, Dara langsung
bangkit dan berlari meninggalkan Jiyong di kamarnya.
“Iya Hae?”.. “Benarkah?”…. “Baiklah” Seru Dara
ketika dia mendapat panggilan dari Donghae. Dara lalu kembali memasuki kamar
Jiyong untuk menyelimuti tubuh Jiyong dan kembali ke kamarnya.
******************
Dara melangkahkan kakinya ke gedung SBS untuk
melakukan perfome, meskipun mereka tidak bisa mendapatkan posisi 1 mereka cukup
senang. Hari ini bahkan Bom bertemu dengan Nana sahabat barunya dari SBS
Roommate sebauh acara Reality Show yang baru-baru ini di tayangkan. Dan Dara
kembali bertemu Donghae.
“Kerja bagus Dee” Seru Donghae ketika mereke
duduk di ruang tunggu 2NE1.
“Kau terlihat lebih keren di atas panggung
Hae” Timpal Dara sambil menyikut bahu Donghae.
“Dee, aku pergi sekarang. Teman-temanku sudah
menunggu” Seru Donghae setelah dia menerima pesan text dari Eunhyuk.
“Oh, oke. Bye” Balas Dara sebelum Donghae
pergi meninggalkannya.
***********************
Malam ini Dara kembali menjadi orang yang
terakhir meninggalkan ruang latihan, dengan lemas Dara mengangkat tubuhnya
setelah beberapa saat dia beristirahat, Dara baru saja berdiri tapi tiba-tiba
dia sudah melihat Ji Yong berjalan dengan langkah yang lebih cepat.
“Apa ini?” Tanya Ji Yong sambil menunjukan
foto Dara dan Donghae yang mereka dua upload di SNS mereka masing-masing.
“Foto. Kenapa?” Tanya Dara datar membuat Ji
Yong geram.
“Aku tidak suka foto ini. Kau membuat
kekacauan karna foto ini” Gerut Ji Yong frustasi.
“Aku tidak tau kenapa kau bertingah seperti
ini Ji. Disana tertulis jelas –Besfriend- . jangan bersikap seolah-olah kau
memperdulikanku” Timpal Dara menahan emosinya.
“Dee, aku benar-benar menc…”
“Aku lelah” Potong Dara sebelum Ji Yong
melanjutkan kalimatnya. Dara baru saja akan meninggalkan ruangan tapi tiba-tiba
Ji Yong menarik pergelanga tangannya membuat Dara menghadap tubuh Ji Yong
disana Dara masih menatap heran Ji Yong yang tengah menatapnya intens, hingga
dengan tiba-tiba Ji Yong menundukan wajahnya dan mencium Dara. Mata Dar
membulat dengan tindakan Ji Yong yang tiba-tiba, tapi entah mengapa Dara
menyambut ciuman Ji Yong, mungkin Dara masih mencintai Ji Yong? Tapi tak lama
kemudian Dara tersadar dan mendorong tubuh Ji Yong.
“Cukup Ji. Ini salah” Seru Dara tanpa menatap
Ji Yong dan berjalan pergi meninggalkan Ji Yong tapi baru beberapa langkah Dara
melangkahkan kakinya Ji Yong sudah memeluk Dara dari belakang.
“Dee, aku tidak bisa, ini benar-benar
menyikasaku” Seru Ji Yong dengan dada naik turun menahan emosinya.
“Aku mohon, jangan seperti ini. Semuanya telah
terjadi, kau hanya perlu mengecewakanku, tidak untuk Kiko, dia gadis yang baik.
Aku yakin kau akan bahagia dengannya” Timpal Dara mengatakan kalimat itu serasa
dia mencacah hatinya sendiri, hal bodoh memuji seorang gadis yang tak lain
selingkuhan mantan kekasihmu di depan mantan kekasihmu, tidak ada yang bisa
menggambarkan rasa sakit Dara.
Dara kemudain melepaskan lengan Ji Yong yang
melingkar di pinggangnya dan meninggalkan Ji Yong.
***
Dara dan Donghae sekarang tengah berada di
sebuah pesta ulang tahun Eunhyuk, ini adalah pesta kejutan yang di rencanakan
member Super Junior, disini tidak hanya ada member Super Junior ada banyak
sahabat-sahabatnya yang datang, mulai dari artis SM hingga Park Bom dan TOP
yang juga datang menghadiri pesta ini dengan undangan Siwon yang juga kebetulan
bersahabat baik.
“Terimakasih Dara kau sudah mau datang” Seru
Eunhyuk menghampiri Dara dan Donghae yang tengah duduk.
“Sama-sama. Maaf aku tidak membawa apapun,
Dongahe hanya menarikku kesini” Balas Dara ketika Eunhyuk sudah duduk disampingnya.
“Tidak apa-apa. Ah nikmati pesta ini, semoga
tidak mengecewakanmu” Timpal Eunhyuk yang kini sudah bangkit dari kursinya an
sedang berdiri di depan Dara.
“Ah terimakasih. Selamat untu ulang tahunmu.
Aku harap aku bisa memebrikanmu sesuatu nanti” Sesal Dara sebelum Eunhyuk
berjalan meninggalkan mereka.
“Harusnya kau mengatakan padaku jika kau
mengajakku ke pesta ulang tahun Eunhyuk. Aku merasa terlihat buruk sekarang”
Gerut Dara sebelum dia meminum minumannya.
“Yah, dia sudah mendapatkan banyak hadiah”
Timpal Donghae menatap Dara. “Dara…” dengan tiba-tiba Donghae memanggil Dara
dengan nada serius membuat Dara mengalihkan pandangannya sambil mengangkat
alisnya. “Aku mencintaimu” sambung Donghae dengan senyum tipisnya sedangkan
Dara hanya menatap Donghae kaget “Tidak perlu menjawabnya, aku hanya ingin kau
tau perasaanku. Aku harap kau tidak terbebani dengan pengakuanku” Kini Donghae
kembali bersuara karna dia melihat ekspresi kaget dari wajah Dara.
“Kita harus bicara” Suara Jiyong membuyarkan
lamunan Dara – pandangannya berpindak pada Jiyong yang kini sudah memegang
lengannya, lalu Dara kembali menatap Donghae yang tengah tersenyum tipis
padanya.
“Pergilah, aku akan menunggumu” Timpal Donghae
melepaskan genggaman lengannya dari Dara. Yah Donghae akan menunggu, bukan
menunggu Dara yang akan kembali padanya setelah berbocara dengan Jiyong, tapi
menunggu untuk Dara menerimanya, menerima cintannya.
“Aku akan kembali” Balas Dara sebelum dia
pergi meninggalkan Donghae.
Jiyong terus menarik lengan Dara seolah-olah
Dara adalah anak kecil yang mungkin akan
tersesat jika Jiyong melepaskan genggamannya, meski hanya beberapa detik.
Sekarang Jiyong dan Dara sudah berada di rooftop rumah Eunhyuk, sebuah taman
yang berada di rooftop, taman kecil yang hanya ada beberapa kursi taman dengan
Jiyong dan Dara yang sudah duduk disana.
“Dara aku ingin kembali padamu” Pinta Jiyong
sambil menggenggam jemari Dara.
“Maaf, tapi aku tidak bisa” Balas Dara lemah.
“Tidak bisakah kau memeberiku kesempatan
kedua?” Tanya Jiyong penuh harap.
“Ini bukan tentang sebuah kesempatan kedua
Ji.” Balas Dara mencoba merangkai kalimat sebaik mungkin “Aku mungkin akan
memahamimu ketika kau berselingkuh dengan Kiko, sungguh itu tidak apa-apa, aku
mengerti karna kau masih muda. Tapi…. Kau membohongiku dan berselingkuh denganku
lebih dari satu tahun, jika kau melakukannya beberapa minggu, mungkin aku bisa
memaafkanmu, tapi satu tahun terlalu sulit untukku memaafkanmu. Setiap aku
berfikir untuk kembali padamu, saat itu juga kau takut kau akan melakukan hal
yang sama” Dara menjawab dengan tenang, yah tepatnya Dara hanya mencoba tenang
sekarang.
“Dara aku tau aku salah, aku…”
“Aku sudah bersama Donghae sekarang” Potong
Dara membuat genggaman Jiyong melemah. “Maaf, kau sudah tidak bisa denganmu.
Aku fikir kita akan lebih baik menjadi sahabat, kau pria yang baik Ji, aku
sungguh bahagia bisa mengenalmu” Akhirnya Dara bisa mengatakan semua kalimat
itu tanpa air mata dan emosi, Dara terus menatap Jiyong hingga akhirnya Dara
mendaratkan ciuman di pipi Jiyong. “Mulai sekarang kau akan menjadi adiku.
Adikku yang manis” Timpal Dara membuat Jiyong mengangkat wajahnya untuk melihat
Dara yang sekarang tengah menatapnya dengan tersenyum.
“Dara..” Gumam Jiyong dengan nada suara yang
nyaris tidak terdengar oleh dirinya sendiri.
“Aku turun duluan” Timpal Dara lalu berjalan
meninggalkan Jiyong seorang diri.
Dara menuruni anak tangga dan langsung mencari
Donghae yang sekarang sudah tidak ada di tempat semula.
“Kau melihat Donghae?” Tanya Dara pada Kyuhyun
yang tengah mengobrol dengan Hyoyeon.
“Mungkin dia ada ditaman” Jawab Kyuhyun dengan
senyum tipisnya.
“Ah terimakasih” Balas Dara lalu berlari ke
taman rumah Eunhyuk yang ada dibelakang dan disana dia melihat Donghae tengah
duduk sambil melemparkan beberapa kerikil kedalam kolam yang ada didepannya.
“Kau bilang kau akan menungguku” Gerut Dara
yang kini sudah duduk disamping Donghae membuat Dongae kaget dengan keberadaan
Dara yang tiba-tiba.
“Ah, aku pikir kau akan…”
“Bukankah aku bilang aku akan kembali?” Seru
Dara tanpa bermagsud bertanya membuat Donghae kembali terdiam sambil
melemparkan beberapa krikil yang dia genggam. Lalu Dara tiba-tiba menghentikan
aktifitas Donghae dengan menggenggam lengan Donghae membuat Donghae menatap
Dara.
“I Love You” Seru Dara dengan senyum tipisnya
membuat Donghae terdiam denga ekspresi kaget. “Heyyyyy” gerut Dara sambil
memanyunkan bibirnya karna dia tidak mendapat respon apapun pada pria
disampingnya.
“Aku sungguh tidak memaksamu untuk menerimaku
Dee” Seru Donghae massih tidak yakin dengan apa yang dia diengar dari Dara.
“Apa sekarang aku sedang di tolak?” Gerut
Dara.
“Aku pikir kau masih mencintai Jiyong, kau
tidak perlu memaksa…”
Dara lalu mencondongkan wajahnya dan mencium
Donghae membuat mata Donghae membulat karna terkejut tapi dengan perlahan Donghae
menutup matanya.
“Aku mencintaimu, aku berjanji aku akan terus
menjagamu lebih dari apapun. Akan aku pastikan tidak aka nada air mata yang
jatuh lagi dari kedua bolamatamu Dee” Seru Donghae mematahkan ciuman mereka
disusul dengan anggukan Dara dan senyum tipis dari gadis yang dia cintai,
Donghae lalu kembali menarik Dara kedalam pelukannya sambil mengelus rambut
Dara dengan lembut.
-Aku mungkin belum bisa mencintai Donghae
seperti aku mencintai Jiyong, tapi aku yakin aku akan bahagia dengan Donghae-
Gumam Dara dalam hati dengan senyumnya ketika dia berada dalam pelukan Donghae.
-Mencintai bukan seberapa lama kau berada
dihatinya, tapi seberapa keras kau berusaha memasuki hatinya, Jiyong mungkin
sudah lama mengisi hati Dara, tapi aku akan berusaha untuk terus berada di hati
Dara, selama aku masih bisa bernafas aku tidak akan menyerah” Batin Donghae
sambil mengelus rambut Dara dengan lembut, senyumnya bahkan tidak bisa lepas
dari bibir tipisnya.
-Sekarang aku sadar, penyesalan selalu memberi
luka yang membekas, aku sadar mencintai bukan tentang seberapa sering kami
bertemu, tapi seberapa kuat kita bertahan ketika kita tidak bersama, aku
menyesal meninggalkan Dara hanya karna Kiko yang terus bisa berada disampingku.
Tapi sekarang percuma, Dara suadah menemukan seseorang yang mampu menyembukhan
lukannya, untuk sekarang aku hanya perlu belajar bahagia untuk merelakan Dara
dengan Dongahae- Bisik Jiyong ketika dia melihat Dara yang tengah berpelukan di
taman lewat rooftop yang masih belum Jiyong tinggalkan.
END.

0 komentar